Anggaran PON 2020 Diminta Segera Dikucurkan
TIMIKA – Bupati Mimika, Papua, Eltinus Omaleng mengharapkan, anggaran untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Provinsi Papua segera dikucurkan ke daerah.
Mimika sebagai daerah yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga tingkat nasional empat tahunan itu, telah mengajukan proposal ke Pengurus Besar PON Pusat dan Provinsi Papua, dengan total anggaran sekitar Rp600 miliar.
Hingga kini disebutnya, Mimika belum pernah menerima anggaran dari PB PON Pusat maupun Provinsi Papua. “Dana itu kita butuhkan di bulan Maret dan April ini, untuk digunakan menyelenggarakan pelatihan, bimbingan teknis, bayar uang muka hotel atau penginapan, pengiriman atlet dan lain-lain. Proposal sudah kami ajukan ke PB PON Pusat dan Provinsi Papua,” kata Eltinus, Senin (2/3/2020).
Menurutnya, penyelenggaraan PON 2020 di Papua, khususnya di Kabupaten Mimika pada 20 Oktober hingga 2 November mendatang, tidak boleh membebani APBD. Anggaran daerah peruntukkannya sudah jelas, untuk membiayai berbagai program pembangunan di daerah. “APBD Mimika bukan peruntukkannya ke PON, tapi untuk pembangunan daerah. Kalau anggaran untuk menyelenggarakan PON tidak segera dikucurkan, sudah pasti persiapan kami di daerah akan terbengkalai,” tandas Eltinus.
Menurutnya, selama dua tahun terakhir APBD Mimika sebagian besar digunakan untuk membiayai berbagai program dan kegiatan untuk menunjang penyelenggaraan PON 2020 Papua. Sseperti pembangunan wisma atlet, venue (venue biliard, panjat tebing, aero sport).
Belum lagi sarana umum seperti jalan raya, jembatan dan fasilitas pendukung lain yang menyerap anggaran sangat besar. Semuanya dikucurkan untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan PON 2020 di Mimika. Sementara informasi yang dihimpun di Timika menyebut, Pemerintah Pusat telah mengucurkan anggaran untuk mendukung penyelenggaraan PON 2020 Papua sebesar lebih dari Rp2 triliun.
“Kami dengar informasi di provinsi sudah masuk anggaran berapa triliun untuk mendukung PON. Pertanyaan kami, mengapa anggaran itu ditahan-tahan di provinsi, mengapa tidak segera disalurkan ke kabupaten penyelenggara,” kata Eltinus.
PON 2020 Papua akan digelar pada 20 Oktober hingga 2 November mendatang. Akan dihelat pada empat wilayah yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke. Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON 2020 Papua sebanyak 37 cabang olahraga.
Sembilan cabang akan dipertandingkan di Timika, yaitu atletik, basket, futsal, bola tangan, judo, tarung derajat, panjat tebing, biliard, aero modeling, terbang layang, dan terjun payung. Beberapa arena PON 2020 Papua di Timika yang masih dalam tahap pembangunan, GOR untuk biliard dan panjat tebing. (Ant)