Terkerek Lonjakan Deutsche Bank, Saham Jerman Menguat 0,72 Persen
FRANKFURT – Saham-saham Jerman berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis (6/2/2020). Hal itu ditopang kenaikan tajam Deutsche Bank, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt.
Kondisinya naik 0,72 persen atau 96,49 poin, menjadi 13.574,82 poin. Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, tercatat 20 saham membukukan kenaikan harga dan sisanya mengalami penurunan.
Deutsche Bank, perusahaan perbankan Jerman terkemuka, melambung 12,90 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips. Disusul oleh saham kelompok perusahaan energi RWE yang terangkat 2,22 persen, serta saham perusahaan energi E. ON meningkat 1,97 persen.
Di sisi lain, perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,43 persen. Diikuti oleh saham perusahaan pemasok komponen otomotif Continental yang melemah 0,58 persen, dan perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement turun 0,31 persen.
Sementara itu saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis (6/2/2020). Kondisinya mendapatkan dukungan dari perusahaan baja dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris, posisinya naik 0,88 persen atau 52,78 poin, menjadi 6.038,18 poin.
Sebanyak 28 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC 40 berhasil meraih kenaikan harga, sementara 12 saham sisanya turun.
Produsen baja internasional ArcelorMittal SA melonjak 11,04 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips. Diikuti oleh saham perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi yang melompat 4,14 persen, serta pabrikan mobil multinasional Prancis Renault naik 3,28 persen.
Sementara itu, Unibail-Rodamco-Westfield SE, perusahaan real estat komersial Eropa, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya merosot 1,17 persen. Diikuti oleh saham perusahaan telekomunikasi internasional Bouygues yang kehilangan 1,16 persen, serta kelompok perusahaan industri Prancis Legrand turun 1,08 persen. (Ant)