Kota Bekasi Banjir, Banyak Warga Mancing di Empang
Editor: Makmun Hidayat
BEKASI — Hujan semalaman di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat membuat Kota Patriot kembali dikepung banjir. Banjir terjadi di berbagai komplek pemukiman warga.
Hal tersebut rupanya dimanfaatkan sebagian warga yang hobi mancing untuk mencari ikan. Mereka terlihat mencari lokasi yang dianggap banyak terdapat ikan, terutama sekitar rawa komplek permukiman warga.
“Banyak ikan, dari empang atau kolam milik warga di permukiman yang dibawa air. Tapi ikannya jenis lele, bawal atau ikan mas,” ujar Pakde, penjaga di komplek Angkasa Puri, Jatimekar, Kota Bekasi, Selasa (25/2/2020).

Dikatakan setiap banjir begini ikan banyak yang lepas. Hal seperti ini juga terjadi waktu banjir awal tahun 2020, banyak ikan peliharaan yang lepas, tapi biasanya ikan masih kecil.
Warga lainnya mengaku bernama Seno, hobi mancing sengaja datang di belakang komplek Nasio. Menurutnya banyak ikan yang ada di atas permukiman warga terbawa air saat banjir.
“Ini kan saluran Kali Cakung, di atas banyak juga permukiman warga terkena banjir. Biasanya ikan banyak saat banjir begini,” tukasnya mengaku banyak ikan peliharaan terbawa banjir.
Banjir di Kota Bekasi menjadi tontonan dan ajang berswafoto oleh beberapa pihak. Kepada Cendana News, salah seorang warga mengaku hanya ingin melihat langsung banjir.
Pantauan di beberapa lokasi banjir banyak warga yang datang hanya untuk berswafoto. Mereka sengaja datang melihat lalu foto kemudian pergi lagi.
Fenomena lainnya, dari banjir ada beberapa sekelompok anak muda membuat tik tok joget Spongebob di kedalaman air yang ada di permukiman warga.
Banjir melanda Kota Bekasi membuat wilayah tersebut lumpuh. Beberapa akses jalan terputus dan sekolah meliburkan diri. Tidak sedikit warga Kota Bekasi yang berkantor di Jakarta meliburkan diri.
Hal tersebut diakui Rosal Firdana, warga Jatiasih yang berkantor di kawasan Senayan. Dia memilih tidak masuk kerja, karena melihat kondisi jalan yang terputus di berbagai lokasi.
“Banjir di jalan tol, banjir di Bekasi dan Jakarta sendiri. Jam berapa sampai kantornya. Makanya saya memilih izin untuk tidak bekerja,” ungkapnya saat melihat langsung lokasi banjir di Komplek Graha Indah.
Pantauan di komplek PGP dan Kemang IFI air masih menggenangi wilayah setempat. Kendaraan roda empat dan roda dua masih memenuhi badan jalan antisipasi terjadi banjir lebih besar lagi.
Dari laporan pantauan KP2C melalui pantauan CCTV diketahui saat ini di P2C atau hulu Kali Bekasi kondisi air masih di level siaga tiga. Sementara pantauan di hulu Sungai Cileungsi dan Cikeas kondisi tinggi mata air sudah kembali normal.