Dunia Harus Bertindak Cepat Membendung COVID-19

Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus – Foto Ant

JENEWA – Walau jendela mulai tertutup, peluang untuk membendung penyebaran wabah virus corona masih terbuka. Hal itu disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setelah adanya laporan kasus COVID-19 di Iran, Lebanon dan Kanada.

Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menanggapi pertanayaan apakah wabah corona sudah berada di titik kritis setelah terdapat kasus baru dan kematian akibat COVID-19 di Iran, dan kasus di Lebanon serta Kanada mengatakan, ia masih yakin penyebaran virus corona dapat dihentikan.

“Kendati jendela peluang untuk membendung wabah tersebut kecil, kita masih mempunyai kesempatan untuk mengekang itu. Jika tidak, jika kita menyia-nyiakan kesempatan itu, maka akan ada masalah serius di genggaman kita,” katanya, Sabtu (22/2/2020).

Menurut Tedros, China telah melaporkan lebih dari 75.500 kasus dengan 2.239 kematian. Saat ini kekhawatiran potensi lonjakan infeksi ada di Provinsi Shandong, di mana lebih dari 200 kasus terjadi dan saat ini WHO masih berupaya mencari informasi lebih lanjut tentang hal tersebut.

Tercatat, sebanyak 26 negara telah melaporkan adanya 1.151 kasus dan delapan kematian dari wabah corona. “Meski jumlah total kasus di luar China daratan relatif kecil, kami khawatir soal jumlah kasus tanpa hubungan epidemilogis yang jelas, seperti riwayat perjalanan ke China atau kontak dengan kasus terkonfirmasi,” katanya.

Tedros mengaku sangat prihatin, setalah adanya laporan dari Iran, adanya 18 kasus infeksi dengan empat kematian hanya dalam dua hari terakhir. Saat ini WHO sedang memasok alat uji virus ke Teheran.

Lihat juga...