BMKG: 117 Hotspot Terpantau di Riau Sepanjang Januari 2020

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

Kepala BRG Nazir Foead saat ditemui di salah satu acara BRG, Rabu (18/12/2019) - Foto Ranny Supusepa

JAKARTA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan 117 hotspot (titik panas) terpantau di wilayah Riau sepanjang Januari 2020.

“Hingga akhir bulan kemarin, terpantau ada 117 hotspot di wilayah Riau. Merupakan yang terbanyak dibandingkan wilayah lainnya yang diprakirakan mengalami curah hujan rendah,” kata Kasubbid Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Siswanto, M.Sc saat dihubungi, Rabu (5/2/2020).

Disebutkan, menurut pantauan BMKG di awal Februari, diprakirakan terjadi penurunan curah hujan pada wilayah Aceh Timur, Sumatera Utara bagian timur dan Riau.

Siswanto menyatakan ketiga daerah tersebut sudah diminta untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Kepala BRG Nazir Foead menyatakan sudah melakukan koordinasi dengan pihak BMKG, PUPR dan Pemprov terkait untuk mengambil langkah-langkah pencegahan.

“Kami sedang siapkan upaya pembahasan lahan gambut dengan PUPR dan Pemprov Riau dengan membangun sekat kanal,” ujarnya saat dihubungi, Rabu pagi.

Ia menjelaskan langkah awal dilakukan di wilayah Riau karena terpantau kemarau datang lebih awal di wilayah tersebut.

“Kami juga berkoordinasi dengan BMKG untuk perencanaan pelaksanaan TMC sebagai upaya membasahi lahan gambut,” ucapnya lebih lanjut.

Ia menyampaikan bahwa BMKG akan melakukan pengkajian terhadap adanya bibit-bibit awan.

“Kalau bibitnya sudah ada, lalu pihak BRG menilai nilai kekeringan sudah kritis, baru nanti akan kontak ke BPPT untuk melakukan TMC,” paparnya.

Terkait pembangunan sekat kanal, Nazir menyatakan saat ini sudah pada proses lelang kepada pihak ketiga, yang membutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan.

Lihat juga...