Sejumlah Perahu Nelayan Terkendala Pendangkalan Sungai Pegantungan

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Musim penghujan mulai berimbas sedimentasi atau pendangkalan Muara sungai Pegantungan di Lampung Selatan. Alur masuk sungai menyempit akibat material bukit yang longsor dan terbawa arus. Imbasnya sejumlah perahu tidak bisa masuk ke alur sungai dan terpaksa disandarkan pada bagian muara.

Hasanudin, salah satu nelayan setempat menyebutkan, beberapa pekan sebelumnya pendangkalan sungai telah dikeruk oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lamsel, namun hujan yang masih terjadi membawa sejumlah material tanah kembali menyebabkan tumpukan sendimen di dasar sungai.

“Normalisasi pada sebagian bantaran sungai cukup efektif agar saat hujan aliran air lancar namun pada bagian muara masih terjadi penyempitan alur masuk perahu dan pendangkalan oleh material lumpur,” ungkap Hasanudin saat ditemui Cendana News tengah melakukan perbaikan perahu, Rabu (8/1/2020).

Disebutkan, selain akibat longsor, material pasir yang berasal dari sisa proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) beberapa tahun silam juga menyebabkan pendangkalan.

Hasanudin dan sejumlah nelayan menurutnya telah melakukan usulan agar normalisasi sungai Pegantungan bisa dilakukan. Sebab berdasarkan sejarah, sejak 990 sebagian nelayan masih memanfaatkan muara sungai Pegantungan sebagai Tempat Pendaratan Ikan (TPI).

“Nelayan sebagian pindah ke Muara Piluk untuk membuat dermaga tempat pendaratan ikan baru, namun masih dekat dengan dermaga penyeberangan Bakauheni,” tutur Hasanudin.

Usulan untuk membuat lokasi tambat kapal yang baru menurut Hasanudin diharapkan membantu nelayan. Sebab tanpa harus menyandarkan perahu di Muara Piluk nelayan bisa memiliki tempat pendaratan ikan sendiri.

Hasanudin, nelayan tradisional membuat katir perahu di Dusun Pegantungan Desa Bakauheni, Rabu (8/1/2020). Foto: Henk Widi

Joner Butar Butar, kepala seksi Kelembagaan Nelayan Dinas Kelautan dan Perikanan Lamsel menyebutkan, pernah mengusulkan adanya TPI di Pegantungan. Namun potensi sedimentasi pada muara sungai masih menghambat pembangunan.

“Nelayan yang menyandarkan perahu di muara sungai Pegantungan bisa menarik perahu sampai daratan agar tidak terhempas ombak,” papar Joner.

Keberadaan sungai Pegantungan yang tidak mengalami sedimentasi pernah dimanfaatkan untuk alur masuk perahu. Puluhan tahun silam ia bahkan menyebut sejumlah kapal bagan mini bisa masuk. Akibat sedimentasi parah, nelayan tidak bisa masuklagi  ke alur sungai. 

Lihat juga...