Relawan Pramuka Lamsel Bantu Penumpang di Bakauheni

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Puluhan anggota pramuka dari sejumlah sekolah tingkat SMA yang ada di Lampung Selatan (Lamsel) dikerahkan di Bakauheni untuk membantu calon penumpang pejalan kaki, motor, mobil yang akan naik kapal. Saka Pramuka yang dikerahkan oleh sejumlah sekolah di antaranya Bhayangkara, Wirakartika dan Bakti Husada.

Arif, salah satu siswa kelas XI SMAN 1 Penengahan Kabupaten Lampung Selatan yang bertugas bersama dua teman dibantu petugas keamanan mengarahkan pengendara motor dan mobil ke lokasi pembelian tiket selama libur tahun baru, Kamis (2/1/2020). Foto: Henk Widi

Arif, anggota pramuka asal SMAN 1 Penengahan menyebutkan, sekolah yang mengirimkan relawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020 berasal dari wilayah kecamatan Bakauheni dan Penengahan. Meliputi SMA 1 Bakauheni, SMKN Bakauheni, SMA 1 Penengahan.

“Saat libur Nataru tahun ini dengan adanya pemisahan jalur motor, mobil membuat calon penumpang kapal bingung sehingga pramuka ditempatkan pada jalur khusus kendaraan untuk mengarahkan ke jalur yang benar,” ungkap Arif saat ditemui Cendana News di bawah fly over Bakauheni, Kamis (2/1/2020)

Setiap sekolah tingkat SMA di Lamsel menurut Arif mengirimkan sebanyak 10 personel selama libur Nataru. Sesuai jadwal ia ditugaskan sejak Senin 23 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020.

“Penugasan anggota pramuka dari sejumlah sekolah dilakukan selama libur sekolah sehingga tidak mengganggu kegiatan sekolah,” tambahnya.

Selfi, salah satu anggota pramuka asal SMKN Bakauheni menyebutkan, ia rutin menjadi relawan sejak tiga tahun terakhir. Sebagai siswa kelas XII ia ditugaskan saat libur Idul Fitri dan Nataru membantu penumpang.

“Target penumpang yang dibantu kaum ibu, lansia dan anak anak. Penumpang yang mengalami kesulitan di antaranya wanita yang membawa anak anak dan barang bawaan,” ungkap Selfi.

Hasan Lessy, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni menyebutkan, peran pramuka cukup membantu. Sebagai pelajar yang masih duduk di bangku SMA relawan ikut belajar pola kerja dan pelayanan di pelabuhan Bakauheni.

“Kegiatan membantu penumpang sekaligus pelayanan dan cara belajar tugas pekerja pelabuhan,” ungkap Hasan Lessy.

Sesuai data hingga Kamis pagi (2/1) Hasan Lessy menyebutkan, sebanyak 33.144 orang menyeberang dari Sumatera ke Jawa. Jumlah tersebut meliputi 6.643 pejalan kaki dan sebanyak 26.501 penumpang di atas kendaraan. Sementara itu kendaraan yang diseberangkan 2.855 unit motor, 3.493 unit bus,116 unit truk dan 690 unit kendaraan roda empat lebih. Sebanyak 33 unit kapal dioperasikan dengan 58 perjalanan kapal (trip).

Lihat juga...