Bank Indonesia Putuskan Suku Bunga Acuan Tetap Lima Persen

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) perdana di tahun 2020 telah memutuskan mempertahankan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) atau suku bunga acuan tetap sebesar 5 persen, suku bunga Deposit Facility (fasilitas simpanan) sebesar 4,25 persen dan suku bunga Lending Facility (bunga pinjaman) sebesar 5,75 persen.

“Kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perkiraan inflasi yang terkendali dalam sasaran, stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik,” terang Gubernur BI, Perry Warjiyo, Kamis (23/1/2020) di Gedung BI Jakarta.

Perry mengatakan bahwa prospek perekonomian global kian membaik seiring meredanya ketidakpastian kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok. Sementara di saat yang bersamaan, perekonomian dalam negeri tetap berdaya tahan, didorong oleh perkembangan ekspor dan konsumsi rumah tangga yang tetap baik.

“Pertumbuhan ekonomi tahun lalu bisa mencapai 5,1 persen dan dapat meningkat menjadi 5,1 persen hingga 5,5 persen pada 2020,” jelas dia.

Neraca pembayaran membaik pada kuartal IV 2019 didorong aliran modal asing sehingga mampu menopang ketahanan eksternal. Aliran modal asing yang masuk pada periode tersebut mencapai US$ 6,39 miliar, lebih baik dibanding kuartal sebelumnya.

“Defisit transaksi berjalan sepanjang 2019 diperkirakan mencapai 2,7 persen terhadap PDB,” tukas Perry.

BI juga menilai penguatan rupiah saat ini juga masih sesuai dengan fundamental. Rupiah juga diperkirakan tetap stabil didukung oleh aliran modal asing dan inflasi yang terkendali.

Transmisi kebijakan moneter, menurut Perry, juga berjalan dengan baik meski penurunan bunga perbankan belum optimal. Pertumbuhan kredit dan DPK pada November 2019 juga dinilai belum kuat meski membaik dibandingkan bulan sebelumnya.

“Meskipun pertumbuhan kredit belum kuat, sumber pendanaan lain seperti pasar modal dan fintech tumbuh kuat,” jelasnya.

BI sepanjang tahun lalu telah menurunkan suku bunga acuannya sebanyak empat kali atau 1 persen.

Lihat juga...