Desa Bojongkulur Siap Siaga Hadapi Bencana Banjir
Editor: Makmun Hidayat
BOGOR — Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendirikan Posko Bencana sebagai bentuk siap siaga menghadapi kemungkinan bencana banjir yang kerap melanda wilayah setempat setiap memasuki musim penghujan.
Pendirian Posko Bencana dalam pendiriannya dibantu Tim Penanggulangan Bencana Desa (TPBDes) Bojongkulur, bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bekasi.
“Antisipasi dini, memasuki musim penghujan di Desa Bojongkulur telah mendirikan Posko Bersama Kesiapsiagaan Bencana di bunderan Marco Perumahan Vila Nusa Indah,” kata Kepala Desa Bojongkulur Firman kepada Cendana News, Sabtu (21/12/2019).

Firman menambahkan, pihak BPBD Kabupaten Bogor langsung turun membantu pendirian Posko dengan menyiagakan sejumlah peralatan meliputi perahu karet, mesin pompa, mesin sedot, tenda, chain saw dan beberapa peralatan pendukung lainnya.
“Ini adalah bentuk antisipasi, karena sekarang sudah memasuki musim penghujan. Beberapa wilayah di Desa Bojongkulur sudah langganan banjir. Siap siaga dengan lebih dulu mendirikan tenda baru dilakukan tahun ini,” tukasnya.
Kesiagaan bencana di desa Bojongkukur lanjutnya, turut melibatkan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) sebagai mitra dalam memberikan peringatan dini Tinggi Muka Air (TMA) di titik pantau TMA sungai Cileungsi dan sungai Cikeas serta kali Bekasi (P2C – Pertemuan Sungai Cileungsi-Cikeas).
“Setiap hari ada petugas yang disiagakan di Posko baik dari BPBD dan TPBDes,” ungkap Firman.
Terpisah Ketua KP2C, Puarman mengakui timnya saat ini dalam kondisi siaga penuh memantau TMA Cileungsi, Cikeas dan Kali Bekasi selama 24 jam.
“Ada 18 Pengurus KP2C disiagakan dan mendapat tugas piket secara bergantian selama satu minggu penuh,” jelas Puarman.
Namun demikian dia mengklaim berdasarkan pantauan seminggu terakhir melalui CCTV yang telah di sebar di beberapa titik Sungai Cileungsi-Cikeas hingga kini masih terpantau aman terkendali.
Puarman mempridiksi mulai Januari atau akhir tahun ini entitas hujan akan makin tinggi. Hal tersebut juga sesuai perkiraan dari BPBD. Kesiapsiagaan dini seperti ini adalah bentuk langkah maju karena wilayah Bojongkulur terutama di Vila Nusa Indah menjadi langganan banjir setiap memasuki musim hujan.