Masyarakat Fandoi Biak Bangun Fasilitas Sanitasi Lingkungan
BIAK – Warga di permukiman Pantai Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor membangun fasilitas sanitasi lingkungan, berupa instalasi pengolahan limbah (ipal) serta tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih.
“Proyek fisik ipal Kelurahan Fandoi dikerjakan secara swakelola Kelompok Sosial Masyarakat (KSM) Yen Kabires dengan alokasi anggaran tahun 2019 mencapai Rp800 juta lebih,” kata Lurah Fandoi Marthen Kafiar, di Biak, Minggu.
Ia mengakui fasilitas fisik ipal komunal rumah tangga di Kelurahan Fandoi merupakan program sanitasi lingkungan yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat melalui Dinas Pekerjaan Umum Biak Numfor.
Marthen mengatakan waktu pekerjaan fisik swakelola pembangunan ipal itu selama 150 hari kerja.
“Hingga pekan empat November 2019 progres pembangunan fisik ipal sanitasi lingkungan Kelurahan Fandoi sudah mencapai di atas 75 persen,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Biak Numfor, Z.L. Mailoa, mengakui sarana fisik pembangunan ipal rumah tangga merupakan program sanitasi lingkungan untuk pemukiman masyarakat di daerah itu.
“Saya optimistis target penyelesaian bangunan fisik ipal warga Kelurahan Fandoi dapat selesai tepat waktu, sesuai kontrak kerja,” katanya.
Berdasarkan pantauan, Minggu, pembangunan ipal itu komunal warga permukiman Pantai Fandoi atau kompleks pasar ikan dan kompleks Dinas Sosial, masih dikerjakan secara swakelola KSM Yen Kabires.
Sejumlah pemuda asli Papua yang bekerja membangun fisik ipal terlihat memasang batu di bagian atap gedung fasilitas pengelola limbah rumah tangga. (Ant)