SM Corner, Upaya UMP Tingkatkan Literasi
Redaktur: Muhsine E Bijo Dirajo
PURWOKERTO — Meningkatkan literasi di lingkungan kampus, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) membuka Suara Muhammadiyah Corner (SM Corner). Terdapat banyak koleksi buku seputar tokoh dan perjuangan, hingga berbagai pernih-pernik.

Rektor UMP, Dr Anjar Nugroho mengatakan, budaya literasi harus terus dibangun dengan berbagai cara, termasuk dengan membuka SM Corner. Disana mahasiswa bisa mendapatkan banyak informasi dengan lebih mudah.
“SM Corner di UMP ini merupakan SM Corner ke -47 di seluruh Indonesia yang ada di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah,” terang Rektor, Kamis (31/10/2019).
Lebih lanjut Rektor memaparkan, SM Corner juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat belajar para mahasiswa dan sekaligus sebagai tempat untuk berdiskusi.
“UMP berusaha mendekatkan diri kepada masyarakat, tentu dengan adanya SM Corner ini membuat kita akan lebih dekat lagi dengan segala perlengkapan Muhammadiyah,” katanya.
Direktur Suara Muhammadiyah, Deni Asy’ari, MA mengungkapkan, SM Corner memiliki misi sebagai sarana untuk menyebarkan semangat literasi dan konsolidasi ekonomi persyarikatan.
Menurutnya ide besar dari jaringan SM Corner bukan semata-mata membuka oulet, namun semangat yang lebih utama adalah tumbuhnya budaya enterpreneurship . Jika semangat tersebut sudah terbangun, maka program konsolidasi ekonomi persyarikatan, sebagaimana yang menjadi gerakan pilar ketiga Muhammadiyah akan lebih mudah dijalankan.
“Biasanya SM Corner kita kembangkan di struktur Muhammadiyah seperti PDM dan wilayah, tetapi dilingkungan perguruan tinggi ini termasuk yang ke 2,” jelasnya.
Menurut Deni, dalam gerakan ekonomi, yang dibutuhkan adalah action dan eksekusi. Diharapkan SM Corner bisa hadir sebagai alternatif untuk menjadi bagian dari gerakan ekonomi. Salah satunya yaitu dengan membangun jaringan 1000 outlet di lingkungan persyarikatan secara nasional dan juga membangun jejaring di luar negeri.