Santri di NTB Diminta Memperkuat Program ”Zero Waste”

Editor: Mahadeva

MATARAM – Santri yang ada di Nusa Tenggara Barat, diharpakan bisa berpartisipasi mensukseskan program zero waste atau NTB bebas sampah.

“Selain masyarakat secara umum, sebagai kaum terpelajar, santri juga harus mengambil bagian dan bisa menjadi terdepan membantu mewujudkan NTB bebas sampah” kata Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Sitti Rohmi Djalilah, ketika melepas kirab santri bertemakan Santri Zero Waste, Rabu (30/10/2019).

Rohmi menyebut, beberapa pesantren selama ini telah memiliki program pengelolaan sampah. Seperti pengolahan sampah organik sebagai kompos, maupun pengolahan sampah anorganik menjadi aneka kerajinan plastik.

Inovasi pengelolaan sampah seperti itu, diharapkan bisa ditiru, sehingga masalah sampah nantinya bisa tertangani dengan baik. “Dalam ajaran Islam, kebersihan itu adalah sebagian dari iman, sehingga rasanya sangat tepat, santri bisa mengambil peran dalam mengurangi masalah sampah di NTB,” tandasnya.

Tia, salah satu santri asal Kabupaten Lombok Timur, mengaku siap menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan mencegah pencemaran lingkungan dari sampah. “Sebagai pelajar, peran bisa diambil paling tidak mulai dari hal kecil saja, dengan membersihkan lingkungan sekolah dan rumah dari sampah” pungkasnya.

Lihat juga...