KLM Ratu Pelangi Tenggelam di Alor, 12 WNA Selamat
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
KALABAHI – Sebuah Kapal Layar Motor (KLM) bernama Ratu Pelangi sekitar pukul 08.45 WITA tenggelam di perairan desa Walerang, kecamatan Alor Timur, kabupaten Alor, NTT.
Kapal tenggelam pada koordinat 080 9’6.04’’S – 12506’5.06’’E dengan radial 83.490 dan jarak 64,77 kilometer dari kantor Pos SAR Alor.
KLM Ratu Pelangi tersebut berangkat dari pelabuhan Kalabahi pada Senin (21/10/2019) menuju pulau Manu dengan membawa penumpang sebanyak 21 orang dan tenggelam Rabu.

“Para penumpang terdiri dari 8 awak kapal, 12 Warga Negara Asing (WNA) dan satu orang tour guide. Mereka hendak berlibur ke pulau Manu,” kata kepala kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana, SE, MAP, Kamis (24/10/2019).
Dikatakan Putu, dalam perjalanan menuju pulau Manu, kapal tersebut mengalami kebocoran sehingga mengalami kecelakaan dan tenggelam.
Kapten kapal sebutnya, menginstruksikan kepada semua awak kapal dan penumpang agar bergegas meninggalkan kapal dengan mempergunakan 2 buah sekoci yang ada di kapal.
“Setelah menerima laporan dari agen KLM Ratu Pelangi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, kami segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi dengan seluruh potensi SAR,” ungkapnya.
Putu menjelaskan, koordinasi dilakukan dengan Polsek Alor Timur, Pos Pol Air Alor, Pos AL Alor, KP3L Alor, KSOP Alor dan BPBD Alor. Selain itu, kantor SAR Maumere juga memberangkatkan 3 orang personelnya menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere ini mengatakan, semua penumpang baik awak kapal maupun wisatawan asing beserta seorang tour guide semuanya selamat.
“Seluruh penumpang kita evakuasi menggunakan truk angkut personel dari Pos Sar Alor menuju kota Kalabahi. Para ABK sudah kami antar ke rumah masing-masing sedangkan para wisatawan telah disediakan penginapan oleh agen kapal tersebut,” terangnya.
Data yang diperoleh Cendana News menyebutkan, dari 12 WNA tersebut, 2 orang bekebangsaan Inggris, 3 orang asal Swedia, 4 asal Perancis serta masing-masing satu orang dari Amerika Serikat, Italia dan Jerman.