Jalur Sepeda Fase 2 Diresmikan, Sepanjang 23 Kilometer

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah menguji coba langsung jalur sepeda fase 2 sepanjang 23 kilometer yang membentang dari Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, hingga Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, pada Sabtu (12/10/2019).

“Ini (jalur sepeda) dari persimpangan Jalan Fatmawati dengan Jalan TB Simatupang dibangun jalur sepeda sepanjang 23 kilometer. Ini menjadi prioritas pembangunan jalur sepeda karena menjadi ruas jalan yang diterapkan kebijakan ganjil-genap daerah selatan terus sampai ke pusat,” ucap Anies di lokasi.

Dia menuturkan pembangunan jalur sepeda fase kedua ini diprioritaskan pada kawasan yang berdampak kebijakan ganjil genap kendaraan.

“Prioritas pembangunan jalur sepeda ini ke kawasan-kawasan yang diterapkan kebijakan ganjil genap, dan titik awalnya ganjil-genap yaitu daerah Jakarta Selatan sampai ke Jakarta Pusat,” paparnya.

Menurut pengalamannya, uji coba jalur sepeda kedua terasa jauh. Tetapi sangat menyenangkan, terlebih mengggunakan sepeda merupakan pilihan hidup sehat serta tak menyisakan polusi udara. Sehingga, Pemprov DKI Jakarta ke depan akan terus memfasilitasi para pesepeda agar semakin nyaman bersepeda di jalanan Ibu Kota.

“Sepeda adalah alat transportasi yang sehat serta tak menyisakan polusi udara. Karena itu, kita akan bangun lebih banyak jalur bersepeda. Harapannya, lebih banyak yang menggunakan jalur sepeda,” tutur Anies.

Anies mengatakan, bersepeda merupakan kegiatan olahraga dan alat transportasi yang simpel.

“Cukup bawa sepedanya, pakaiannya juga pakaian biasa saja. Jadi sepeda bukan sebagai alat olahraga saja justru sepeda juga sebagai alat transportasi,” ujarnya.

Anies pun berharap warga lebih banyak lagi yang memanfaatkan jalur sepeda. Apalagi jika jalur sepeda yang dirancang jajaran Pemprov DKI Jakarta ke depan sudah dapat disterilkan, tentunya pesepeda akan semakin merasa nyaman bersepeda di Jakarta.

“Jalur sepeda yang dibuat butuh banyak pengguna, kita ingin lebih banyak lagi pengguna sepeda di Jalanan Ibu Kota, sehingga jalur ini ke depan makin disterilkan,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu artis yang menemani Anies bersepeda, Dimas Seto mengapresiasi upaya Pemprov DKI membuat jalur khusus pesepeda. Menurut dia, jika fasilitasnya sudah memadai, terpenting selanjutnya adalah melakukan sosialisasi.

“Kalau dengan mensosialisasikan ini, track-nya juga tersedia kayaknya kalau masyarakat melihat fasilitasnya tersedia insyaallah bisalah disosialisasikan untuk orang lebih banyak menggunakan dengan berjalan kaki atau kendaraan umum atau bersepeda,” tuturnya.

Artis lainnya juga seperti Teuku Wisnu juga menyambut baik fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke pengguna sepeda. Dia pun berharap, kendaran pribadi maupun umum dapat menghormati pengguna sepeda.

“Jangan terobos jalur sepeda. Ini kan upaya pemerintah untuk membantu kita menggalakkan budaya bersepeda,” ujar dia.

Wisnu menjelaskan, ada segudang manfaat jika bersepeda. Selain sehat, juga mengurangi kemacetan di DKI Jakarta.

“Banyak diantaranya mengurangi polusi,” ujar dia.

Diberitahukan, jajaran Pemprov DKI Jakarta yang ikut mendampingi Anies, yaitu Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Syafrin Liputo, Kadis Kesehatan Widyastuti, Wali Kota Jakarta Selatan Marullah dan Dirut MRT William Sabandar.

Terlihat sejumlah artis turut menemaninya bersepeda. Mereka antara lain Dimas Seto Wardana, Dhini Aminarti, Teuku Wisnu, Arie Kuncoro Untung, dan Marcella Zalianty.

Anies bersepeda dari persimpangan Fatmawati. Anies berada di posisi paling depan. Sedangkan, artis-artis mengawal di sisi kiri dan kanan. Sesekali, dia terlihat melambaikan tangan, menyapa warga yang sedang beraktivitas.

Adapun jalur-jalur yang dilewati Anies Baswedan bersama rombongan mulai dari perempatan Jalan Fatmawati, lalu melewati Stasiun MRT Cipete. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Stasiun MRT Istora Mandiri dan berakhir di Terowongan Kendal Sudirman, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta berencana menambah ruas jalan khusus sepeda. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, fase dua akan diluncurkan pada 12 Oktober 2019. Fase dua ini yaitu menghubungkan wilayah selatan dan pusat.

“Tanggal 12 itu Pak Gubernur akan meluncurkan fase keduanya,” kata Syafrin di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis 10 Oktober 2019.

Fase dua jalur sepeda, lanjut Syafrin, mulai dari Jalan Fatmawati, Jalan Panglima Polim, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Sudirman atau sepanjang 23 kilometer. Fase dua akan tersambung dengan fase satu di Bundaran HI.

Sementara untuk fase tiga, Syafrin mengatakan rutenya mulai dari Jalan Tomang Raya atau Simpang Tomang. “Kemudian belok kanan di Cideng, Cideng ketemu Jalan Kebon Sirih, Kebon Sirih nanti sambung dengan MH Thamrin,” jelas dia.

Fase tiga ini panjangnya sekitar 15 kilometer dan total seluruh jalur sepeda di Jakarta yaitu 63 kilometer.

Lihat juga...