Dekranasda NTB Bantu Pasarkan Produk Lokal

MATARAM – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat, siap membantu para perajin agar bisa merambah pasar internasional.

“Tugas Dekranasda adalah memajukan kerajinan daerah. Melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi perajin, mulai dari proses produksi, pelestarian karakteristik dan peningkatan mutu serta pemasaran produk, tingkat nasional hingga pasar internasional,” kata Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, usai menyampaikan program kerja untuk memajukan kerajinan dalam lima tahun mendatang, di Bale Kriya Dekranasda NTB, Selasa (15/10/2019).

Beberapa negara yang telah dijajaki kerja sama oleh Dekranasda NTB untuk memasarkan produk kerajinan NTB, antara lain, Malaysia, Singapura, dan Darwin, Australia, dan mendapat respons pisitif dari para buyer.

Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, menyampaikan program kerja untuk memajukan kerajinan dalam lima tahun mendatang, di Bale Kriya Dekranasda NTB, Selasa (15/10/2019). -Foto: Turmuzi

Termasuk mendorong dan memfasilitasi masyarakat akses modal, keterampilan, pangsa pasar dan pengembangannya.

“Produk tenun dari NTB telah diakui kualitasnya, dan banyak dilirik wisatawan, karena memiliki beragam motif dan corak, warna, kualitas yang sangat baik,” katanya.

Terutama kain tenun khas Sasak dan  kain tenun Bima. Kedua kain tenun itu sudah dikenal dan diminati oleh pecinta tenun, tinggal diproduksi secara massal dan marketingnya ditingkatkan atau diperluas.

Niken pun mengajak semua pihak untuk membantu pengembangan produksi dan perluasan pemasaran hasil karya kerajinan rakyat, sehingga dapat mengangkat kesejahteraan para perajin yang menjadi penopang perekonomian daerah.

Program Dekranasda lima tahun ke depan, menurut Niken adalah terus mendorong peningkatan mutu dan jumlah produk kerajinan rakyat di NTB, sekaligus perluasan marketingnya.

“Menetapkan program untuk menjadikan NTB sebagai showroom icon industry fashion, pusat busana muslim bercirikan khas daerah. Sehingga produk-produk kerajinan tersebut harus disiapkan” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, H. Saswadi, sebelumnya mengungkapkan, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap program Dekranasda NTB untuk memperluas pemasaran hasil kerajiban NTB.

Saswadi berharap, produk kerajinan NTB segera bisa masuk ke mall dan pasar modern lainnya, dan tidak hanya dipasarkan terbatas.

“Di galeri kementerian koperasi Jakarta, penjualan hasil kerajinan NTB masuk lima besar penjualan terbesar di antara 34 provinsi  se-Indonesia,” katanya.

Lihat juga...