Pelatihan Guru PAUD Damandiri, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Usia Dini
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
BANYUMAS – Ajang pelatihan yang digelar Yayasan Damandiri dengan menggandeng Universitas Trilogi, sangat dirasakan manfaatnya oleh para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.
Pelatihan tersebut mampu meningkatkan kualitas pembelajaran siswa usia dini, karena para gurunya mendapat pembekalan yang matang.
Salah satu guru PAUD yang mengikuti pelatihan, Mukminah, mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan oleh Yayasan Damandiri sangat berbeda dengan pendidikan dasar (Diksar) yang pernah diikutinya. Usai mengikuti pelatikan, Mukminah mengaku sangat paham dan langsung bisa menerapkan sistem pembelajaran yang disampaikan di sekolahnya.

Hal tersebut berbeda, saat ia mengikuti Diksar. Setelah Diksar selesai, ia mengaku masih bingung dan belum bisa menerapkan pembelajaran yang disampaikan.
“Pelatihan kemarin dari Yayasan Damandiri, dosen-dosennya sangat pandai menyampaikan materi, jelas dan lugas, sehingga saya langsung mendapat gambaran dan berani untuk menerapkan di sekolah,” kata kepala PAUD Muslimat NU Misbachul Awwal, Desa Cilongok ini, Senin (30/9/2019).
Lebih lanjut Mukminah menyampaikan, ia bersama para guru PAUD dan TK mengikuti pelatihan tentang kearifan lokal. Ada dua kearifan lokal yang diberikan yaitu, tentang makanan dan budaya.
Pemateri secara lugas menjelaskan tentang bagaimana penyampaian kearifan lokal kepada anak-anak usia dini, mulai dari pemilihan materi yang tepat hingga cara penyampaian dan evaluasinya, dipaparkan secara jelas.
Mukminah tanpa ragu, langsung menerapkan materi kearifan lokal di sekolah yang dipimpinnya. Dan baru untuk tahun ajaran ini, PAUD Misbachul Awwal menerapkan pelajaran kearifan lokal.
Pelatihan untuk guru PAUD dan TK ini berlangsung selama delapan hari di Balai Desa Cilongok. Ada enam dosen Universitas Trilogi yang dihadirkan oleh Yayasan Damandiri.
Materi yang disampaikan juga beragam, dari kearifan lokal sampai dengan penataan sarana bermain anak di luar ruangan, penataan ruang belajar anak yang nyaman dan representatif dan lain-lain.
Ada 19 guru PAUD dan TK yang mengikuti pelatihan, mereka berasal dari tiga PAUD dan 4 sekolah TK. Untuk PAUD Misbachul Awwal sendiri mempunyai 25 siswa yang terbagi dalam dua kelas, yaitu kelas untuk usia 4 – 5 tahun sebanyak 13 siswa dan kelas untuk usia 2 – 4 tahun, ada 12 siswa.
Jam belajar siswa dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB. Jam belajar ini terbilang cukup lama untuk ukuran sekolah PAUD. Sebab, pada awal jam pelajaran siswa diajak untuk mengaji dan Salat Duha bersama. Setelah itu, baru masuk ruang kelas untuk belajar.
“PAUD itu masih condong pada perkembangan motorik anak serta menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik pada anak. Untuk kelas yang usia 4 – 5 tahun, baru mulai dikenalkan huruf, itu pun dengan diselingi permainan, jadi belajar sambil bermain,” tuturnya.