Jambanisasi Damandiri Membuat Keluarga Aminah Lebih Sehat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANYUMAS – Permasalahan Mandi Cuci Kakus (MCK) masih menjadi problem bagi sebagian warga Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Mengingat di tiap RT yang berpenghuni sekitar 60 kepala keluarga, 10 rumah di antaranya tidak mempunyai jamban.

Padahal jamban merupakan salah satu sarana pokok yang menunjang kesehatan keluarga. MCK yang bersih dan sehat, tentu akan membuat kesehatan anggota keluarga juga terjaga. Dan program jambanisasi yang dilakukan Yayasan Damandiri di desa tersebut, mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Salah satu penerima bantuan program jambanisasi, Ibu Aminah (63) mengatakan, sebelum memiliki jamban, ia dan keluarga melakukan aktivitas MCK di sungai dekat rumah. Bahkan, terkadang saat malam hari ingin ke belakang, juga harus pergi ke sungai dengan membawa senter.

Penerima bantuan jambanisasi, Ibu Aminah dan suaminya Ahmani. di rumahnya, Senin (30/9/2019) – Foto: Hermiana E. Effendi

“Sekarang sudah tidak perlu lagi ke sungai, kalau dulu harus ke sungai, paling kalau mandi di rumah, karena ada sumur, tetapi belum dilengkapi dengan jamban,” tutur Ibu Aminah, Senin (30/9/2019).

Ibu Aminah hidup bersama suaminya, Ahmani (72) dan lima anaknya. Mereka termasuk keluarga prasejahtera. Pak Ahmani sudah tidak bisa lagi bekerja karena faktor usia. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidup, Ibu Aminah berjualan makanan tradisional yang dititipkan ke warung-warung di dekat rumahnya.

“Saya jualan meniran, makanan yang terbuat dari beras ketan dan dibungkus dengan daun pisang. Hasilnya hanya cukup untuk makan sehari-hari, itu pun terkadang masih kurang,” katanya.

Ketua Koperasi Utama Sejahtera Mandiri, Riyan Hidayat, menjelaskan, program jambanisasi dari Yayasan Damandiri baru satu kali dilakukan di Desa Cilongok. Pada tahap pertama tersebut, ada 60 rumah yang mendapat bantuan jambanisasi. Rumah yang mendapat bantuan dari keluarga pra-sejahtera dan bantuan diberikan dalam bentuk material.

“Ada 60 rumah yang sudah mendapat bantuan jambanisasi dari Yayasan Damandiri. Namun, untuk sekarang program jambanisasi kita hentikan dulu, karena dari pihak Pemkab Banyumas juga ada program jambanisasi, supaya tidak bentrok penerima bantuannya, dari kita dihentikan terlebih dahulu. Yang terpenting kita sudah mengawali dan sudah banyak keluarga pra-sejahtera yang merasakan manfaat dari bantuan yang diberikan pihak Yayasan Damandiri,” terangnya.

Dalam memberikan bantuan, lanjutnya, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak desa, supaya sinergi dan bantuan yang diberikan tepat sasaran. Di Desa Cilongok sendiri, warga pra-sejahtera jumlahnya masih cukup banyak.

Dari pemetaan yang dilakukan Koperasi Utama Sejahtera Mandiri, dari total jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 2.700 lebih, 503 KK diantaranya merupakan golongan keluarga pra-sejahtera.

Sehingga berbagai bentuk bantuan yang diberikan Yayasan Damandiri, baik bantuan fisik maupun program pemberdayaan selalu dinanti oleh masyarakat setempat.

Lihat juga...