Satu Orang Anggota DPRD Sikka Batal Dilantik
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
MAUMERE – Ada yang berbeda saat pelantikan anggota DPRD Sikka masa bakti 2019-2024. Dari 35 anggota dewan yang diambil sumpah dan janjinya oleh ketua Pengadilan Negeri Maumere, seorang anggota dewan tidak menghadiri pelantikan.
Anggota dewan bernama Yohanes Raga Imung asal PKB daerah pemilihan Sikka 3 ini, saat gladi bersih pelantikan di gedung DPRD Sikka, Sabtu (24/8/2019), tiba-tiba mengalami sakit dan dilarikan ke UGD RS TC Hillers Maumere.
“Alasannya yang bersangkutan sakit dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Setelah saya selidiki yang bersangkutan ini pada dasarnya mengalami penyakit darah tinggi,” kata sekretaris dewan DPRD Sikka, Chrispinus Angelo Gagi, Senin (26/8/2019).

Dikatakan Cris, sapaannya, bahwa anggota calon anggota DPRD Sikka tersebut akan dilantik menyusul. Semua itu tergantung koordinasi sekretaris dewan dengan ketua Pengadilan Negeri Maumere.
“Jadi nanti saya akan konfirmasi ulang lagi untuk pelantikan anggota dewan ini. Sehingga hari ini yang dilantik hanya 34 anggota dewan saja. Nanti saya akan konfirmasi lagi ketua partai, direktur rumah sakit dan ketua Pengadilan Negeri Maumere,” sebutnya.
Sementara itu, ketua DPRD Sikka sementara Donatus David, SH dalam pidatonya mengatakan, sebagai insan beriman, anggota dewan terpilih harus menyadari bahwa menjadi anggota dewan adalah sebuah anugerah yang memberikan kehormatan dan kebanggaan.
“Hal ini patut direfleksikan sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif serta dipertanggungjawabkan secara moral dan konstitusional bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat selaku pemberi mandat,” ungkapnya.
Anggota dewan kata David, hadir dan berkarya di gedung dewan atas pilihan cerdas dan matang dari rakyat Sikka dari berbagai daerah. Hal ini telah menyatu sebagaimana anggota DPRD Sikka yang satu dan kokoh dalam mengusung misi menjaga dan memelihara persatuan serta kesatuan bangsa.
Juga mengusung misi menjunjung tinggi nilai kebhinekaan masyarakat, kata dia, tanpa memarjinalkan siapa pun di Nian Sikka Tanah Alok ini.
“Selamat datang di lembaga terhormat ini. Semoga janji bakti untuk membangun Nian Sikka Tanah Alok dapat terus dilanjutkan karena rakyat sudah menaruh harapan besar di pundak kita masing-masing,” tegasnya.
Sedangkan Blasius Nong, salah seorang warga kabupaten Sikka yang ditanya Cendana News di gedung DPRD Sikka berharap, agar anggota dewan terpilih dapat benar-benar berjuang untuk kepentingan masyarakat.
“Tentu sebagai rakyat kami ingin agar anggota dewan yang terpilih bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat yang memilih mereka. Jangan sampai anggota dewan malas ikut sidang dan hanya mengejar keuntungan pribadi saja,” tegasnya.
Blasius juga meminta agar dana pokok pikiran yang selama ini ada, harus benar-benar dipergunakan untuk membantu kepentingan rakyat. Jangan sampai dana pokok pikiran itu dipergunakan untuk menumpuk kekayaan.
“Kita tentu tidak ingin kasus anggota dewan hanya sibuk berjuang mengejar dana tunjangan untuk kepentingan pribadi mereka yang tergolong besar di mata masyarakat,” tuturnya.