Puluhan Bus Bantuan Kemenhub Teronggok di PDAM

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Sebanyak 21 unit bus rapid transit (BRT) hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ke Pemerintah Kota Bekasi pada akhir tahun 2018 lalu, saat ini teronggok di lahan kosong milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Puluhan bus tersebut terparkir begitu saja tanpa plat nomor di bawah terik sinar matahari. Meski belum pernah dioperasikan kondisi bus terlihat tidak terawat, bagian depan bus terlihat ada yang sudah retak dan badan bus dipenuhi debu.

“Bus itu sudah satu bulanan sejak pertengah bulan Juni dititipkan ke PDAM Tirta Patriot. Sebelumnya bus itu berada di Asrama Haji,” ungkap Humas PDAM Tirta Patriot Uci, kepada Cendana News, Jumat (9/8/2019).

Dikatakan bus itu ukurannya tiga perempat atau BRT. Untuk lebih jelas konfirmasi ke Pemkot karena keberadaan di lahan PDAM TP hanya sebatas titipan. “Untuk lebih jelas ke Pemkot,” tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dedet Kusmayadi, saat dihubungi Cendana News membenarkan adanya 21 unit bus BRT dengan rincian dua puluh unit bus sudah dihibahkan ke Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) dan satu unit bus sekolah.

Dedet Kusmayadi, Sekretaris Dishub Kota Bekasi, saat menjelaskan perihal bus yang teronggok di PDAM Tirta Patriot, Jumat (9/8/2019) – Foto: Muhammad Amin

“BRT tersebut merupakan hibah dari Kemenhub RI, pada Desember 2018 lalu. Dan sudah dihibahkan kepada PDMP pada Juni 2019 lalu untuk dioperasikan menjadi bus Transpatriot,”ungkap Dedet.

Dikatakan bahwa bus saat diterima dalam kondisi off the road (kosong). Dan saat ini, surat menyuratnya sedang dalam pengurusan di Polda Jabar untuk mendapatkan plat nomor. Saat ini terhitung sejak Juni kuasa tanggungjawab sudah di PD Mitra Patriot. Diketahui 20 unit bus tersebut satunya senilai Rp700 juta.

“Informasi yang saya terima, pengoperasian bus tersebut diperkirakan antara 22-28 Agustus ini. Lebih jelas konfirmasi ke PDMP langsung,”jelasnya.

Kepala Divisi transportasi PD Mitra Patriot, Sindulah, membenarkan bahwa sebanyak 20 unit bus BRT tersebut sudah diserahterimakan Pemkot Bekasi pada 11 Juni 2019 lalu. Untuk pengoperasiannya diupayakan 22 Agustus 2019.

“Arahan dari pak Wako (Wali Kota Bekasi-red) ingin secepatnya beroperasi. Tentunya PD Mitra Patriot akan mengupayakan,”tegasnya.

Namun demikian lanjutnya ada beberapa hal yang di luar kuasa PD Mitra Patriot seperti pengurusan surat menyurat meliputi plat nomor dan lainnya harus ke Samsat.

“Kita terima Juni, ternyata fakturnya masih atas nama Pemkot Bekasi, dan mengubah faktur memerlukan waktu sekira dua minggu baru bisa memasukkan untuk mengurus plat nomor. Diperkirakan Senin (12/8/2019) ini akan keluar,” tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan setelah serah terima BRT tersebut maka bus Transpatriot akan bertambah dari sembilan unit menjadi 29 unit.

Setelah bus hibah 20 unit resmi beroperasi dia mengatakan tentunya akan ada penambahan rute yakni dari Peruma III Bekasi menuju Summarecon dan Wisma Asri ke Sumber Arta.

Lihat juga...