Kantongi Akreditasi Paripurna, RSUD dr Rasidin Butuh Pengembangan Akses
Editor: Mahadeva
PADANG – Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin Padang, Sumatera Barat, telah lolos akreditasi tingkat paripurna, dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Status tersebut telah diperoleh pada 11 Juni 2019 lalu.
Prestasi tersebut diikuti terus dengan upaya meningkatkan sarana-prasarana serta layanan yang dimiliki. Harapannya, bisa menjadi rumah sakit terbaik di Kota Padang. Namun, untuk meningkatkan dan mengoptimalkan perannya tersebut, perlu langkah dan upaya yang melibatkan lintas sektoral, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemko Padang.
Kamis (29/8/2019), digelar Rakor Lintas Sektoral dan Lintas Program, membahas upaya optimalisasi kinerja layanan RSUD dr Rasidin. Rapat dipimpin langsung Asisten Ekbang Kesra Setda Pemkot Padang, Hermen Peri, yang hadir mewakili wali kota. “Rakor dalam rangka memenuhi kewajiban pemerintah kota terhadap peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Kota Padang,” tandas Hermen.
Dengan segala kemampuan dan keterbatasan anggaran yang dimiliki, Pemko Padang disebutnya, tetap memperhatikan upaya pengembangan RSUD dr. Rasidin. Berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan diantaranya, meningkatkan kinerja layanan, meningkatkan pendapatan rumah sakit. Kemudian, mempercepat pengembangan rumah sakit yang lebih representatif untuk tingkat regional Sumbar. Meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Direktur RSUD dr. Rasidin Padang, dr. Herlin Sridjani, mengungkapkan, visi RSUD dr. Rasidin Padang adalah, terwujudnya pelayanan yang bermutu dan berorientasi pada kepuasan pasien. Sementara misinya, menyelenggarakan pelayanan yang komprehensif, berkualitas yang mengacu kepada Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Pelayanan Publik.
Berbagai permasalahan yang harus diatasi dalam upaya mengoptimalkan peran rumah sakit tersebut adalah akses jalan. Kondisi jalan menuju rumah sakit sempit dan tidak mulus. Kemudian, belum ada transportasi umum yang melewati RSUD dr Rasidin. “Untuk ini sudah direncanakan pembebasan tanah seluas 1 hektare untuk pelebaran jalan masuk serta parkiran, akses langsung ke jalan By Pass,” cetusnya.
RSUD dr. Rasidin sudah dilengkapi layanan rawat jalan untuk kategori poliklinik umum, poliklinik spesialis dan medical check up. Sedangkan untuk rawat inap mulai dari kelas III, kelas II dan kelas I. Serta menyediakan instalasi gawat darurat (IGD), farmasi 24 jam, kamar operasi, kamar bersalin (ponek), radiologi, laboratorium serta fisioterapi dan terapi wicara.
Dilengkapi pula dengan sarana USG 4 dimensi, rongen panoramik, dan NICU 10 TT. Lalu ICU 10 TT, vein viewer dan ponek. Untuk SDM terdapat dokter spesialis mata, dokter spesialis konsultan orthopedi, dokter bedah anak, orthodonti, bedah mulut, rehab medik dan bedah syaraf. “Insya Allah akan terus kita upayakan penambahan dokter spesialis di rumah sakit ini,” tuturnya.