Belum Banyak UKM di Malang Mampu Optimalkan Medsos
Editor: Koko Triarko
MALANG – Founder Bloggercrony Community, Wardah Fajri, mengatakan, saat ini sebagian besar masyarakat telah banyak menggunakan media sosial (medsos) dalam berbagai aktivitas. Hanya saja, belum banyak masyarakat, khususnya para pelaku UKM, yang mampu mengoptimasi medsos untuk kepentingan usahanya.
“Mereka sebenarnya sudah sadar, bahwa peran medsos sangat penting untuk usahanya. Hanya saja mereka belum terlalu memahami cara membuat konten dan tidak memiliki tim untuk membuat konten di medsos. Sedangkan mereka sibuk produksi,” ujarnya, usai memberikan materi terkait optimasi medsos UKM, dalam acara ‘Sister UKM Go Online’, di Ngalup Coworking Space, Rabu (28/8/2019).
Menurut Wardah, kesulitan mereka sebenarnya adalah membagi waktu untuk membuat postingan atau mengoptimasikan konten medsos. Sehingga, perlu adanya kelas-kelas khusus yang lebih spesifik membahas sekaligus praktik membuat konten. Dibutuhkan waktu 3-4 jam untuk benar-benar mereka bisa praktik.
“Seperti yang saya contohkan tadi, ada guru madrasah yang saya ajari dan ternyata dia bisa. Itu yang sebenarnya mereka butuhkan, cara membuat kontennya maupun grafisnya,” terangnya.
Lebih lanjut disampaikan Wardah, dari data riset Asian Parent, sebanyak 1.000 ibu di beberapa kota besar sudah sangat mengandalkan internet untuk mengambil keputusan dalam membeli sesuatu. Kemudian dari 260 juta penduduk Indonesia, kurang lebih 150 juta penduduknya sudah menggunakan internet. Dengan kata lain, internet memang menjadi sesuatu yang sering digunakan orang.
“Itu yang selalu kita sarankan sebagai fasilitator litersi digital, kepada para pelaku UKM, kenapa mereka tidak memanfaatkan momen itu kalau memang mereka bermainnya sudah di ranah internet dan media sosial?” ucapnya.
Namun demikian, mereka juga harus tetap mempunyai target pasar, sasarannya siapa, usia berapa dan lain sebagainya.
Sementara itu, Sisternet partnership management, Astri Mertiana, menjelaskan kegiatan hari ini merupakan salah satu kegiatan offline yang dilakukan oleh sisternet, terkait dengan program kelas literasi digital.
“Hari ini kegiatan kita fokuskan untuk UKM. Kami pilih Malang, karena memang di Malang merupakan UKM terbesar di Indonesia,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan community partner Bloggercrony untuk mengedukasi perempuan sister UKM di Malang, bagaimana caranya agar mereka bisa mengoptimalisasi penggunaan sosial media. Mungkin selama ini penggunaan sosial media hanya untuk kepentingan pribadi. Namun setelah mengikuti acara ini, diharapkan cara pandang mereka bisa berubah, sehingga bisa menggunakan sosial media lebih kepada pemanfaatan untuk bisnis mereka.
“Jadi, mungkin ini hal-hal remeh yang tidak disadari oleh para UKM dalam menggunakan sosial media. Mungkin mereka hanya sekadar posting-posting biasa, tapi sebenarnya postingan mereka itu bisa menjadi efisien, efektif dan tepat guna untuk kebutuhan bisnisnya,” ucapnya.
Disampaikan Astris, untuk menjadi UKM yang sukses tidak harus punya anak buah yang banyak. Tapi bisa mempekerjakan, misalnya saudara, suami, anak dan keluarga. Orang-orang yang diajak kerja sama itu dibentuk menjadi suatu tim yang bekerja dengan solid, agar bisa mencapai tujuan bisnis.
“Memang untuk mencapai UKM yang sukses itu faktornya banyak, mulai dari masalah finansial dan sebagainya, tapi hari ini memang kita memfokuskan pada literasi digital. Bagaimana pemanfaatan media digital untuk mencapai efektivitas proses bisnisnya para UKM,” pungkasnya.