Songsong Revolusi Industri 4.0, FILKOM UB Gelar Pelatihan DTS FGA
Editor: Mahadeva
MALANG – Universitas Brawijaya (UB) Malang ditunjuk Kementerian Komunikasi dan Informatik (Kominfo) menyelenggarakan Digital Talent Scholarship (DTS). Pelatihan dikhususkan untuk Fresh Graduate Academy (FGA).
Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR., MS., mengatakan, saat ini di berbagai negara telah mempersiapkan diri menyongsong era revolusi industri 4.0, termasuk di Indonesia. Berbagai persiapan, terus dilakukan untuk menghadapi era yang serba digital.

Menurutnya, di Korea Selatan saat ini nadi manusia sudah bisa diberi chip tertentu, agar kondisi kesehatan dapat dipindai dari jarak jauh. Kemudian di bidang pertanian, Israel bisa memonitor kondisi tanaman dari jarak jauh. Hal tersebutlah yang dinilainya sebagai Internet of Things (IoT).
“Banyak negara sudah menerapkannya dan Indonesia tidak boleh tertinggal dari negara lainnya,” ujarnya saat membuka pelatihan DTS di Fakultas Ilmu Komputer (Filkom), Senin (1/7/2019).
Nuhfil menilai, apa yang telah dilakukan Kominfo dengan menggandeng perguruan tinggi untuk menggelar DTS sudah sangat tepat. Hal tersebut, dapat memacu perguruan tinggi untuk turut berperan aktif dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Ketua pelaksana DTS UB, Ir. Heru Nurwarsito, M. Kom, menjelaskan, DTS merupakan salah satu langkah Kominfo untuk mempersiapkan tenaga kerja guna menunjang revolusi industri 4.0. “Sebuah kehormatan UB dalam hal ini Fakultas Ilmu Komputer telah diberikan kepercayaan untuk melaksanakan pelatihan DTS khusus FGA para lulusan D3 dan S1, maupun mahasiswa di semester akhir atau sedang melaksanakan skripsi maupun tugas akhir,” terangnya.
UB menurut Heru, ditarget untuk melaksanakan pelatihan kepada 300 peserta. Namun ternyata, peserta yang mendaftar membeludak hingga mencapai 494 orang. “Setelah melalui proses seleksi, kita terpaksa menambah kuota dari yang awalnya hanya 300 peserta menjadi 392 peserta yang dibagi menjadi delapan kelas,” terangnya.
Tercatat peserta terbagfi dalam beberapa bidang minat, untuk cyber security 75 peserta, bidang Internet of Things 50 peserta, bidang Cloud Computing 100 peserta dan bidang big data analysis 167. Setelah lulus dari kegiatan ini, para peserta akan mendapatkan sertifikasi, yang nantinya bisa menjadi bekal mencari pekerjaan.
Sertifikasi IT yang dimiliki, akan menjadi poin tersendiri bagi mereka dalam mendapatkan pekerjaan. “Untuk sertifikasinya ini bertaraf internasional karena bekerjasama dengan pihak ke tiga,” sebutnya.
Sedangkan untuk dosen yang terlibat memberikan pelatihan mayoritas dosen dari Filkom dan Fakultas Teknik, khususnya Teknik Elektro. Dekan Filkom, Wayan Firdaus Mahmudy, S.Si, M.T, Ph.D, berharap, kegiatan pelatihan DTS bisa dimasukkan sebagai kontribusi sebagai Filkom dalam pengembangan Sumber Daya Manusia, khususnya di bidang IT untuk bersiap menghadapi era revolusi industri 4.0.