Gubernur DKI Minta Pemotongan Hewan Kurban Sesuai Syariat

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerahkan sertifikat pelatihan pemotongan hewan kurban kepada 1.110 petugas pemotong hewan kurban dari 1.001 masjid di seluruh DKI. Gubernur DKI, Anies Baswedan, berharap, petugas pemotong hewan kurban bekerja sesuai syariat.

“Dengan adanya sertifikat pelatihan potong hewan itu, insyaallah nantinya kita bisa secara resmi mengatakan, bahwa petugas potong hewannya terampil, andal, profesional dan sesuai syariat,” kata Anies, di Masjid Jakarta Islamic Centre, Jakarta Utara, Selasa (30/7/2019).

Dia menginginkan, dari pelatihan petugas hewan kurban itu dapat memberikan contoh kepada petugas di daerah lain mengenai tata cara syariatnya.

“Kita ingin nanti Jakarta menjadi contoh. Dan, kita paling tidak seperti tahun lalu, berjalan dengan lancar. Insyaallah tahun ini juga berjalan lancar,” ujarnya.

Anies menyampaikam, materi pelatihan yang diajarkan secara umum yaitu tata cara penyembelihan yang baik dan benar menurut syariat Islam, serta sesuai dengan aspek kesehatan dan kesejahteraan hewan.

Ia berpesan, agar proses kaderisasi petugas pemotong hewan kurban bisa terus berjalan, sehingga tradisi Iduladha di Jakarta bisa terus lestari dan berkembang.

“Kita ingin agar petugas potong saat hari kurban bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Atau tahu teknik yang benar atau juga secara syariat juga benar, latihan ini dilakukan. Kalau sudah tuntas akan mendapatkan juleha (juru sembelih halal),” ungkapnya.

Anies berharap, perayaan Iduladha dapat terus berjalan secara lintas generasi, karena ada kader-kader muda yang siap menjadi petugas kurban di masa depan.

“Jadi besok yang usianya di bawah bapak ibu sekalian. Ajak mereka untuk ikut terlibat. Ajak mereka untuk tahu persis prosesnya. Supaya regenerasi ini berlangsung dengan baik. Kita ingin nantinya di Jakarta, tradisi yang sudah ada ini terjaga dan dikembangkan,” jelasnya.

Dia menyakini, petugas pemotong hewan kurban sudah berpengalaman saat perayaan Iduladha, namun kini baru mendapatkan sertifikat tersebut.

Dia menyampaikan apresiasi kepada Halal Science Center IPB dan Majelis Ulama Indonesia, yang turut berkolaborasi dalam proses pelatihan dan sertifikasi kepada 1.110 petugas penyembelih yang tersebar di 1.001 masjid di Jakarta.

Anies berpesan, agar tim petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban dapat bekerja secara profesional, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat.

Ada pun petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban merupakan gabungan dari petugas dinas dan sudin KPKP Pemprov DKI Jakarta, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang DKI Jakarta, dan Kementerian Pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni, menyebutkan, sebanyak 1.110 petugas pemotongan hewan tersebut telah dilatih di masing-masing wilayah beberapa waktu sebelumnya.

Mereka diberi pengetahuan tata cara penyembelihan dengan syarat sesuai syariat dan menjaga higienitas. Turut hadir, 909 tim pemeriksa hewan kurban yang akan turun bertugas pada 11 Agustus 2019 mendatang.

“Petugas pengawas keseluruhan sebanyak 909 orang. Tahun ini kita juga coba terapkan tata cara dan penanganan daging kurban ramah lingkungan,” tuturnya.

Lihat juga...