Bupati Banjarnegara Ajak Masyarakat Peduli PMKS
Editor: Koko Triarko
BANJARNEGARA – Bupati Budhi Sarwono, mengajak masyarakat serta seluruh pejabat di Banjarnegara untuk peduli terhadap para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Jika menemukan para PMKS, sebaiknya langsung dilaporkan kepada pemkab, dan dinas atau instansi mana pun harus menindaklanjuti laporan tersebut.
Menurut Bupati, kepedulian terhadap para PMKS ini penting, untuk mewujudkan Kabupaten Banjarnegara yang bermartabat. Dan, masalah kesejahteraan sosial pada dasarnya menjadi tanggung jawab bersama.
“Masyarakat Banjarnegara harus peduli dengan PMKS, jika menjumpai di jalan segera laporkan. Dan, laporan dari masyarakat ini bisa melalui dinas apa saja, atau melalui siapa saja dan harus segera ditindaklanjuti. Semua harus peduli terhadap PMKS, untuk menciptakan Banjarnegara yang bermartabat,” kata Bupati, usai mengunjungi Panti Rehabilitasi Sosial Pamardi Raharjo, di Pucang, Rabu (3/7/2019).
Menurutnya, pelayanan kesejahteraan sosial merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah bertanggungjawab menyediakan sarana dan anggaran, sementara masyarakat bertanggungjawab untuk ikut berpartisipasi dengan memberikan kepedulian kepada para PMKS.
Bupati yang memiliki 6 anak angkat dari anak-anak yang dibuang oleh orang tuanya ini, memang memiliki perhatian besar terhadap masalah sosial. Setiap kali mendengar berita ada bayi dibuang, maka dengan senang hati ia akan mengajukan diri untuk mengasuhnya.
Dalam kunjungan ke panti tersebut, Buhdi Sarwono juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi Lina Listiana (16), warga Desa Prigi, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang menderita gangguan psikotik dan sempat dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa di Magelang, Jawa Tengah. Bupati bahkan membawakan susu kemasan untuk Lina.
Lina pulang dari perawatan Magelang pada Selasa kemarin, dan mendengar kepulangan Lina, Bupati langsung mengunjunginya. Kondisi Lina sudah jauh membaik. Ia juga langsung mengenali Budhi Sarwono dan mengucapkan terima kasih kepada Budhi Sarwono, setelah menerima susu kemasan dan langsung meminumnya. Bupati lalu mengajak Lina jalan-jalan di halaman panti, sambil mengobrol.
Panti Sosial Pamardi Rahardjo merupakan rumah singgah dan penampungan bagi para PMKS, seperti pengemis, gelandangan, orang terlantar dan lain-lain.
Kepala Panti, Fatmawati mengatakan, saat ini ada 50 penyandang PMKS yang berada di panti.
“Sesuai dengan pesan Pak Bupati, kita tidak pernah melihat asal mereka dari daerah mana, semua kita tangani dan layani. Sehingga di tempat ini juga banyak PMKS dari luar Banjarnegara,” terangnya.
Lebih lanjut, Fatmawati menjelaskan, penyelenggaraan kesejahteraan sosial diprioritaskan kepada mereka yang memiliki kriteria masalah sosial, antara lain kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, keterpencilan, ketunaan sosial dan penyimpangan perilaku, korban bencana atau korban tindak kekerasan, eksploitasi serta diskriminasi. Penghuni panti juga beragam, ada yang korban trafficking, pemasungan, ditelantarkan oleh keluarga dan lain-lain.