Wisata Pagubugan Tawarkan Keindahan Alam Pedesaan Banyumas
Editor: Koko Triarko
BANYUMAS – Wisata alam dengan konsep kekinian disuguhkan warga Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Wisata alam yang digabung dengan konsep edukasi pertanian, yaitu kolam renang di tengah area sawah ini pun menjadi alternatif wisata di akhir pekan.
Kolam renang berukuran cukup besar dengan air asli pegunungan yang sejuk, mungkin sudah banyak dijumpai. Namun, dengan suasana yang berbeda, kolam renang berbatasan langsung bahkan berada di tengah sawah terbuka, kiranya hanya bisa dijumpai di Desa Melung. Karena menyuguhkan pemandangan aktivitas di sawah, kolam renang yang diberi nama Wisata Pagubugan ini ramai dikunjungi saat pagi dan sore hari.
Marsono, pengelola Wisata Pagubugan, menuturkan, kolam renang berada di area terbuka. Pada pagi hari pengunjung ramai berdatangan mulai pukul 08.00 WIB. Setelah itu, biasanya ada lagi rombongan pengunjung yang memilih sore hari, yaitu mulai pukul 16.00 WIB.

“Pengunjung memilih waktu yang tidak pada puncak panas sinar matahari, yaitu pagi dan sore, karena kita sendiri buka hingga malam hari,” kata Marsono, Minggu (30/6/2019).
Desa Melung yang berada di lerang Gunung Slamet dan berdekatan dengan Baturaden ini, memang memiliki keindahan alam yang masih asri. Deretan sawah hijau dan segarnya udara pegunungan, membuat wisata yang baru dibuka sekitar lima bulan lalu ini sudah banyak dikunjungi.
Menurut Marsono, dalam satu hari tingkat kunjungan sampai sekitar 150 orang dan pada akhir pekan biasanya mengalami peningkatan, hingga di atas 500 pengunjung. Sebagian besar pengunjung datang pada sore hari.
Di sekitar kolam renang juga terdapat taman bunga dan gubug-gubug kecil yang menjadi tempat bersantai pengunjung.
Marsono mengatakan, ide untuk membuat kolam renang di tengah sawah ini, dipicu keinginan dirinya yang ingin mengenang masa kecil di desa. Dulu, anak-anak desa selalu bermain di sawah, kemudian mencuci kaki dan tangan di saluran irigasi tengah sawah.
“Untuk menarik pengunjung, maka kita buat kolam renang dengan air pegunungan yang sejuk. Namun, pada intinya kita ingin memperlihatkan keindahan alam Desa Melung,” jelasnya.
Wisata kolam renang di tengah sawah ini, nantinya akan dikembangkan dengan menyuguhkan wisata bercocok tanam bagi anak-anak, berkebun serta beternak.
Di sekitar lokasi ini, pengunjung juga dapat menikmati wisata lain yang lokasinya berdekatan, seperti Grujugan Bengkok, Watu Jodoh dan Jembatan Manggis. Tiket masuk ke tempat wisata ini sangat terjangkau, hanya Rp5.000 dan sudah termasuk ongkos parkir kendaraan.