Enam Pemain Futsal Sikka Dapat Rekomendasi Seleksi Pra-PON
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
MAUMERE – Sebanyak enam pemain futsal asal kabupaten Sikka mendapatkan rekomendasi dari Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT untuk mengikuti seleksi Pra PON. Seleksi tersebut akan menghasilkan pemain yang akan mengikuti PON XX tahun 2020 di provinsi Papua.
“Saat mengikuti pertandingan Pra PON, tim futsal Sikka meraih juara dua tingkat provinsi NTT. Ada 6 pemain futsal kabupaten Sikka yang mendapat rekomendasi untuk mengikuti seleksi Pra PON,” sebut ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Sikka, Femmy Bapa, Jumat (21/6/2019).
Dikatakan Femmy, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan AFP NTT apakah 6 orang ini bisa langsung ke tahap berikutnya atau seleksi dari awal. Untuk seleksi Pra PON nanti, Sikka dipilih sebagai tempat seleksi untuk kabupaten di pulau Flores dan Lembata.
“Sikka dipilih karena alasannya turnamen futsal di Sikka sangat bagus. Sikka juga letaknya representatif untuk menyeleksi beberapa kabupaten lain di Flores dan Lembata,” terangnya.
Kabupaten Sikka menurut Femmy, belum mempunyai lapangan fitsal yang representatif dan sesuai standar. Hanya satu lapangan di Nelle yang dari segi ukuran memenuhi syarat.
“Kami para pengurus berencana mengajukan surat ke pemerintah kabupaten Sikka agar lapangan basket di Gedung Olahraga Samadar bisa dipergunakan sebagai lapangan futsal. Dengan adanya lapangan futsal bila ada pihak lain yang ingin menyelenggarakan turnamen maka bisa mempergunakan tempat ini,” jelasnya.
Saat ini di Sikka tambah Femmy, terdapat 40 tim futsal yang terdaftar. Untuk seleksi pemain Pra PON, pengusus AFK Sikka telah mengirim surat ke tim untuk mengirimkan wakilnya yang tahun kelahirannya Januari 1997 agar bisa diseleksi dalam Pra PON ini.
“Setiap hari Sabtu pengurus bersama tim futsal turun ke sekolah-sekolah melakukan coaching clinic. Dalam kegiatan ini diberikan latihan dasar-dasar bermaina futsal yang baik yang dilanjutkan pertandingan persahabatan,” paparnya.
Futsal kabupaten Sikka untuk tingkat provinsi NTT sangat diperhitungkan. Pengurus AFK Sikka, dalam setiap tahun membuat turnamen futsal dan beberapa perusahaan serta organisasi pun selalu rutin menyelenggarakannya.
“Wasit futsal di Sikka yang berlisensi level 3 Nasional ada 3 orang. Kami selalu dorong terus untuk mengikuti pendidikan lanjutan agar bisa menaikkan level lisensinya,” terangnya.
Jimmy Sianto ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT menyebutkan, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan dalam rangka pra PON XX 2020 cabang futsal. Meski jadwal dan regulasi resmi dari Federasi Futsal Indonesia (FFI) belum keluar, namun persiapan sudah dilakukan.
“Kami telah menetapkan Josepha Maria Paulina Lawalu sebagai Ketua Persiapan Pra PON Futsal NTT. Proses seleksi akan segera dilaksanakan di 3 tempat yakni Timor Tengah Selatan, Sikka dan Kota Kupang sesuai kesepakatan,” paparnya.
Para pemain yang akan diseleksi kelahiran 1 Januari 1997 atau berusia 22 tahun. Pihaknya pun kata Jimmy sedang membangun komunikasi dengan Vennard Hutabarat dan beberapa pelatih nasional lainnya. Hanya yang terbaik dan memenuhi kriteria yang akan menjadi pelatih di NTT.