2019, Pemudik Lalui Pelabuhan Bakauheni Alami Peningkatan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Pemudik asal pulau Sumatera ke Jawa lalui pelabuhan Bakauheni pada angkutan lebaran 2019 alami peningkatan. Berdasarkan data angkutan lebaran (Angleb) 1440 H total penumpang berjumlah 338.861 orang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 21.877 dibanding 2018 dengan periode yang sama sebanyak 320.266 orang.

Hasan Lessy, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni,Lampung. Foto: Henk Widi

Hasan Lessy, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni menyebutkan, kenaikan penumpang terhitung dari tujuh hari sebelum lebaran (H-7).

“Penumpang asal Sumatera menyeberang ke pulau Jawa gunakan kapal laut secara keseluruhan mengalami kenaikan hanya saja penumpang pejalan kaki pada 2018 berjumlah 28.269 orang, sebaliknya pada 2019 berjumlah 25.485 orang atau menurun sebanyak 3.512 orang,” terang Hasan Lessy di Bakauheni, Kamis malam (6/6/2019).

Penumpang dalam kendaraan di 2019 pada angleb justru mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama. Jika pada 2018 sebelumnya berjumlah 291.269 orang, tahun ini sebanyak 313.146 orang, meningkat 21.877 orang.

Selama sepekan sebelum lebaran hingga pelaksanaan Idul Fitri, penurunan justru terjadi pada pemudik dengan kendaraan roda dua atau motor. Data posko angleb tahun lalu mencatat sebanyak 7.869 unit. Sebaliknya pada periode yang sama di 2019 hanya 7.390 unit atau menurun sebanyak 479 unit.

“Pemudik kendaraan roda dua alami penurunan kemungkinan sebagian beralih ke kendaraan roda empat berkat operasional tol Sumatera,” ujar Hasan Lessy.

Kenaikan pemudik menyeberang lalui pelabuhan Bakauheni terjadi pada kendaraan roda empat pribadi. Pada  2018 di periode yang sama sebanyak 36.633 unit kendaraan roda empat menyeberang ke Jawa. Sebaliknya pada angleb 2019 periode yang sama tercatat sebanyak 40.172 unit atau meningkat 3.639 unit.

Kenaikan pemudik menyeberang ke Jawa gunakan bus ikut menambah jumlah bus menyeberang ke Jawa. 2018 tercatat pada angleb hanya ada sebanyak 3.646 unit bus dan 2019 berjumlah sebanyak 3.849 unit atau mengalami kenaikan sebanyak 203 unit. Penurunan justru terjadi pada kendaraan jenis truk berjumlah 5.440 unit, tahun ini hanya berjumlah 4.982 atau turun 468 unit.

Pada periode yang sama jumlah perjalanan kapal (trip) dari Sumatera ke Jawa alami penurunan. Pada 2018 berjumlah 1.019 trip sementara tahun ini berjumlah 819 trip atau menurun sebanyak 290 trip.

Dikatakan juga, pada angkutan lebaran arus balik, PT ASDP Indonesia Ferry telah melakukan antisipasi dengan penyiapan sarana dan prasarana. Untuk roda empat disiapkan 19 loket, roda dua sebanyak 15 loket dan sebanyak 17 loket pejalan kaki.

Membantu pemudik yang akan menyeberang menggunakan kapal, PT ASDP Indonesia Ferry mendapat bantuan dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Para taruna dan taruni disiagakan membantu proses transaksi penjualan tiket elektronik di loket kendaraan roda empat, kendaraan roda dua dan loket penjualan tiket penumpang pejalan kaki. Pada hari pertama setelah lebaran (H+1) pemudik sudah mulai memadati pelabuhan Bakauheni baik dari ke pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya.

Lihat juga...