BALIKPAPAN – Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pengguna transportasi laut melalui Pelabuhan Semayang Balikpapan, pihak Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Balikpapan telah melakukan langkah antisipasi yang berkoordinasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut.
Pada tahun ini, diproyeksi pemudik lebih memilih transportasi laut, karena harga yang terjangkau. Ada pun puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 30 Mei dan 1 Juni 2019 di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.
“Kalau kapal milik Pelni atau pelayaran dari swasta seperti Dharma Lautan, sudah tidak mampu mengangkut pemudik, maka kami minta bantuan berupa kapal perang,” ucap Manajer Pelindo IV Balikpapan, Fanny Harling, Rabu, (22/5/2019).
Dia mengatakan, rencana peminjaman kapal perang itu masih dalam koordinasi dan sudah disampaikan saat rapat gabungan untuk mudik lebaran tahun ini. Pasalnya, kapal perang bisa mengangkut sekitar seribu prajurit, sehingga bisa membantu jika kapal Pelni maupun swasta tak cukup.
“Jadi kami bentuk tim yang di dalamnya ada KSOP juga. Jadi, mungkin bisa diperbantukan dulu dengan kapal perang,” katanya.
RP Gultom dari Perhubungan Laut, membenarkan adanya permohonan bantuan kapal perang untuk mengangkut pemudik yang tidak terlayani jasa pelayaran.
“Itu pun kami harus berkoordinasi juga ke pemerintah daerah,” sambungnya.
Disebutkannya, posko terpadu pemantauan mudik lebaran di Pelabuhan Semayang saat ini sudah didirikan, sehingga masyarakat atau pun pemudik dapat memproleh informasi mengenai mudik dapat meminta bantuan di posko.
“Diprediksi, puncak arus mudik terjadi pada 1 Juni karena ada kapal Pelni yang langsung ke Surabaya. Jadi, perlu diantisipasi pelayanan ke pemudik. Posko sudah didirikan, untuk memantau jalannya pelaksanaan mudik,” kata RP Gultom.
Pada tahun ini, diperkirakan peningkatan pemudik mencapai 20 persen, karena beralihnya pemudik yang biasa menggunakan jasa penerbangan ke pelayaran.Angka prediksi itu dinilai cukup tinggi.
“Tahun lalu saja, secara nasional ada 1,9 juta pemudik jalur laut. Kalau tahun ini diperkirakan 3 juta penumpang secara nasional. Pemudik dari Balikpapan juga pasti meningkat,” tutupnya.