Gubernur Imbau Warga Hindari Kawasan Tanah Abang
Editor: Koko Triarko
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama Pangdam Jaya, Mayjend Eko Margiyono, dan Kapolda Metro Jaya, Gatot Eddy Pramono, serta Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefulloh, meninjau lokasi terjadinya aksi massa demonstrasi di dua titik.
“Kita sama-sama memantau kondisi, saya sudah bertemu dengan Pangdam dan Kapolda sedang dijaga wilayah ini, jadi sementara wilayah ini (sekitar flyover Slipi) ditutup,” kata Gubernur Anies, di Wisma 77, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019).
Anies mengimbau, agar warga menghindari wilayah terjadinya aksi massa demonstrasi atau kerusuhan, seperti di Jalan Thamrin, Tanah Abang, dan Petamburan. “Hindari wilayah sekitar Tanah Abang, intinya itu,” ujarnya.
Selain itum untuk wilayah lainnya, Anies menyatakan, aman. Dia juga mengimbaum agar warga dapat berkegiatan seperti biasa pada hari ini.
“Hanya di sekitar Tanag Abang saja, karena itu hindari wilayah ini,” ucap dia.
Dia mengatakan, hanya ada dua kawasan yang dijaga ketat menyusul aksi 22 Mei, yaitu kawasan Jalan MH Thamrin dan Petamburan.
“Hanya di wilayah Petamburan dan Jalan Thamrin saja ada kondisi keamanan ekstra. Tempat lain kondisinya baik-baik saja,” imbuhnya.
Ia mengaku ingin memastikan di sekitar lokasi kembali tertib dan aman. Anies datang untuk memastikan pengamanan berjalan.
“Jadi, tempat ini sekarang ditutup, itu saja dulu, belum ada penjelasan lebih jauh. Sekarang sedang ditangani, saya tadi bertemu Pangdam dan Kapolda. Kami sama-sama sedang memantau,” jelasnya.
Anies tidak menyambangi para warga yang bertikai. Setelah pertemuan tersebut, dia bersama jajaran Pemprov lainnya langsung pergi.
Sementara itu, di Bawaslu, Gubernur Anies melakukan kunjungan untuk melihat kondisi massa aksi. Namun dia tidak mendatangi secara langsung, hanya memantau dari gedung Bawaslu saja.
Perlihal kerusakan yang terjadi di wilayah Tanah Abang sejak semalam, Anies mengatakan butuh waktu untuk menanggulangi kejadian tersebut.
“Kalau kejadian semalam dibutuhkan waktu untuk rekonstruksi, mencari fakta dan data serta saksi, baru dari kita tahu dan mengambil langkah ke depan,” tandasnya.
Diberitahukan, sebanyak dua bus milik Korps Brimob Polda Metro Jaya dibakar massa di samping Jembatan Slipi Jaya, ujung selatan Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, Rabu, sekitar pukul 12.00 WIB.
Sebanyak tiga bus dan satu mobil lainnya milik Brimob Polda Metro Jaya juga rusak berat akibat dilempari batu oleh massa. Kemudian polisi tampak menutup dua sisi jalan di Flyover Slipi dengan perisai untuk menghadang massa yang melakukan kerusuhan.
Jalan masuk menuju jalan Slipi I di bawah flyover juga dijaga oleh kepolisian, agar warga yang melintas tak melewati lokasi tersebut.
Helikopter yang membawa air tampak mondar-mandir di langit di atas lokasi kerusuhan, untuk memadamkan api yang terlihat di lokasi tersebut.