Pelayanan Umum Mapolres Lamsel di Wisma Atlet GOR Way Handak, Lancar

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Masyarakat yang akan melakukan pengurusan sejumlah dokumen, mulai memanfaatkan pelayanan di gedung pelayanan Mapolres sementara.

Riwang Runi, warga Bakauheni, Lamsel, menyebut meski lebih jauh lokasinya, ia mengaku senang bisa membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Pelayanan pembuatan SKCK tetap berjalan dengan baik, di salah satu ruang di Gedung Olah Raga (GOR) Way Handak dan Wisma Atlet.

Ruang Satuan Intelejen dan Keamanan (Satintelkam) yang berada di Mapolres menjadi salah ruang terkena dampak kebakaran.

Riwang Runi, warga Bakauheni mengurus SKCK di lokasi pelayanan baru area GOR Way Handak Kalianda -Foto: Henk Widi

Riwang Runi mengaku sudah mendapatkan informasi terkait pindahnya  sementara ruang pelayanan Mapolres di Wisma Atlet dan GOR Way Handak. Dibanding ruangan sebelumnya, ia menyebut ruangan lebih luas dan strategis dekat Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum).

Selain akan membuat SKCK, Riwang Runi juga akan mengantar kerabatnya melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Namun, ia diarahkan petugas untuk melakukan pengurusan SIM di Mapolres. Sebab, sejumlah fasilitas dan pelayanan di gedung pelayanan Satlantas tidak terbakar.

“Lokasinya memang lebih jauh dari tempat sebelumnya, namun pelayanan sudah berjalan dengan normal sehingga masyarakat tetap bisa melengkapi sejumlah dokumen, salah satunya SKCK untuk syarat melamar pekerjaan,” terang  Riwang Runi, Senin (6/5/2019).

Selain ruang pelayanan Satintelkam, sejumlah ruang di GOR Way Handak digunakan oleh sejumlah satuan di Polres Lamsel. Di antaranya, Satuaan Reserse dan Kriminal, Satuan Narkoba serta satuan lainnya.

Kapores Lamsel, AKBP Muhamad Syarhan, menyebut akibat kebakaran, selain gedung beberapa barang bukti dan dokumen hangus terbakar. Proses inventarisasi kerusakan barang dan dokumen telah dilakukan oleh seksi logistik Polres Lamsel dan Polda Lampung.

Kapolres Lamsel juga menyebut, mengapresiasi sebanyak 49 tahanan umum dan sebanyak 4 tahanan narkoba yang bisa dievakuasi. Seluruh tahanan tersebut berhasil dievakuasi dengan kooperatif, sehingga tidak ada tahanan yang melarikan diri. Namun, pakaian ganti milik tahanan habis terbakar.

Koordinasi dengan pihak keluarga diakuinya telah dilakukan oleh Polres Lamsel, sebagian pakaian bahkan diberikan untuk baju ganti.

Dari total 53 tahanan Polres Lamsel, sebanyak 49 tahanan dititipkan sementara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda saat kebakaran terjadi.

Sementara 4 tahanan narkoba yang sedang dalam tahap pemeriksaan juga berhasil dievakuasi dan dititipkan di Mapolsek Kalianda.

Meski sejumlah tahanan bisa dievakuasi, berdasarkan inventarisasi sejumlah barang bukti musnah terbakar, di antaranya 20 motor di Satreskrim.

Selain itu, sejumlah barang bukti yang terbakar lainnya meliputi 38 kilogram sabu-sabu, 200 butir extacy, 210 ganja kering. Sedangkan barang bukti yang disimpan dalam brankas besi bisa diselamatkan. Di antaranya 20 kilogram sabu-sabu, 20.000 pil extacy dan 20.000 pil erimin atau happy five.

Sejumlah berkas perkara yang sudah memasuki tahap penyidikan, sudah dikoordinasikan dengan Kejaksaan Negeri Kalianda.

“Kerugian pasti terkait total nilai sedang dihitung oleh seksi logistik, dan rencana pembangunan akan ditangani Mabes Polri,” beber AKBP Muhamad Syarhan.

Saat kunjungan ke Mapolres Lamsel, Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap semua aktivitas berjalan dengan normal. Kapolri juga sempat meninjau titik awal penyebab kebakaran di bagian seksi umum dan perencanaan.

Kapolri yang mendapat paparan terkait kronologis kebakaran, menyebut peristiwa tersebut sebagai ujian bagi institusi Polri. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakattidak boleh terhenti.

Kapolri yang datang juga membawa bantuan dari Mabes Polri untuk Polres Lamsel, di antaranya uang tunai untuk pembangunan senilai Rp5 miliar, perlengkapan logistik, peralatan khusus dan peralatan utama, di antaranya senjata laras panjang 15 pucuk, senjata laras pendek 50 pucuk, 2.500 butir peluru, 3 unit laptop kamera DSLR, alat komunikasi  HT sebanyak 150 unit serta sejumah perlengkapan lain.

Usai penyerahan bantuan, Jenderal Tito Karnavian meninjau lokasi lahan untuk pembangunan Mapolres baru. Lahan seluas 1,9 hektare tersebut, merupakan lahan yang sebelumnya menjadi terminal dan aset milik Dinas Perhubungan.

Kapolri mengapresiasi Pemkab Lamsel melalui Plt Bupati Nanang Ermanto, yang menghibahkan tanah untuk pembangunan Mapolres.

Kapolri juga melihat Mapolres sementara di Wisma Atlet dan GOR Way Handak. Meski bersifat sementara, ia berharap pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik. Pelayanan sementara tersebut akan terus dilakukan hingga Mapolres baru dibangun atau renovasi bangunan yang sudah terbakar.

Lihat juga...