Harga Bawang di Tanah Bumbu Naik 30 Persen
TANAH BUMBU – Harga bawang merah dan bawang putih di sejumlah pasar di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menjelang Ramadan 1440 Hijriah mengalami kenaikan hingga dari Rp36.000 menjadi Rp46.000 per kilogram, atau sekitar 30 persen dari hari biasa.
Salah satu ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Sari Gadung Kecamatan Simpamg Empat, Ny Farah Diba Hasanah, mengaku kaget dengan melonjaknya harga bawang saat berbelanja di pasar harian Ampera Simpang Empat.
“Beberapa hari terakhir, saya beli bawang merah di pasar tersebut harganya masih normal atau tidak mengalami kenaikan, namun saat ini harga bawang merah dan bawang putih sudah mencapai Rp46.000 per kilogram,” katanya, Rabu (1/5/2019).
Sedangkan harga komoditas lainnya, rata-rata masih relatif stabil atau tidak mengalami peningkatan, namun ada informasi dari beberapa pedagang sayur di pasar harian saat memasuki Bulan Suci Ramadan, harga daging sapi segar dan tulangan akan mengalami kenaikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu, Deni Harianto, melalui Kepala Seksi Pembinaan Perdagangan, Yanti, membenarkan bahwa saat ini kondisi harga beberapa komuoditi di sejumlah pasar Tanah Bumbu mengalami kenaikan.
“Adanya kenaikan harga bawang dipicu karena berkurangnya stok para agen, yang mendatangkan dari Jawa, akibat cuaca buruk sehingga ekspedisi yang membawa barang tersebut tidak berani berlayar,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk menngantisipasi kenaikan bawang yang semakin tinggi, saat ini para agen dan pedagang sementara waktu mengambil dari pulau Sulawesi, karena masih ada kapal yang berlayar dari pulau Sulawesi menju Tanah Bumbu.
“Kalau memang ini belum bisa teratasi, dinas akan melakukan koordinasi dengan Bulog, untuk memberikan solusi terkait kenaikan harga bawang saat ini,” pungkasnya. (Ant)