Angkutan Lebaran, Dinkes Bali Siapkan 16 Pos Kesehatan Terpadu
Editor: Mahadeva
DENPASAR – Dinas Kesehatan Provinsi Bali menyiapkan 16 posko kesehatan selama arus mudik lebaran 20119.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Ketut Suarjaya, menjelaskan, posko kesehatan tersebut tersebar di semua jalur mudik di Bali. Posko tersebut, sudah mulai dioperasionalkan sejak H-7 lebaran, dDan akan beroperasi hingga H+7.
“Sudah kami siapkan posko kesehatan terpadu di sepanjang arus mudik, seperti di jalan menuju pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana dan jalan menuju pelabuhan Padang Bai di Karangasem,” ujar, Suarjaya, Jumat, (31/5/2019).
Suarjaya menyebut, setiap posko diperkuat tim medis yang terdiri dari dua dokter, lima perawat, satu apoteker serta petugas beserta satu unit ambulans. Selain posko, puskesmas yang ada di sekitar jalur mudik juga disiagakan. Dinkes Provinsi Bali juga akan menyiapkan posko kesehatan di pusat-pusat titik kumpul pemudik seperti, terminal Mengwi, Badung dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
“Selain itu, kita juga menyiagakan rumah sakit baik swasta maupun daerah agar melayani pasien saat hari libur lebaran nanti. Kami juga rutin bermitra dengan pihak dari instansi lain seperti Polisi, TNI dan instansi lainnya. Itu semua kami lakukan, agar memberikan rasa aman, serta nyaman kepada masyarakat saat mudik maupun pasca lebaran,” Jelas pria asli Buleleng.
Dokter yang berkantor di jalan Melati Kota Denpasar tersebut mengatakan, selain mengantisipasi pasien korban lakalantas, pihaknya juga mengantisipasi penyakit yang diderita masyarakat seperti batuk, diare. “Kami mengimbau masyarakat yang ingin mudik lebaran agar memperhatikan kesehatan terlebih dahulu. Jangan sampai terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, jika capek istirahat dulu, kami di posko kesehatan menyediakan tempat istirahat yang cukup memadai bagi para pemudik,” tandas Suarjaya.
Masyarakat banyak yang beralih menggunakan moda transportasi darat, pasca-mahalnya tiket pesawat tujuan ke beberapa kota di Indonesia. Diperkirakan, ribuan orang yang menetap dan mencari nafkah di Bali akan keluar dari Bali pada lebaran kali ini.
Seperti yang terpantau di Pelabuhan penyebrangan Padang Bai Karangasem, sejak H-7, tidak nampak antrean kendaraan di pelabuhan yang terletak di Bali barat ini. Dari data Kamis, (30/5/2019), tercatat penumpang naik dengan tujuan padangbai- Lembar berjumlah 3.750 orang. Dengan estimasi kendaraan roda empat sebanyak 689 unit, roda dua 1.026 unit dan bagasi sebanyak 4.500 orang.
“Semalam, terdapat antrian penumpang, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan maupun kemarin malam. Sejauh ini, belum terlihat, karena besok semua instansi dan sekolah di Bali wajib mengikuti apel Hari Kelahiran Pancasila. Kemungkinan setelah apel, atau pas malam harinya, mulai ada lonjakan penumpang di Padang Bai,” tandas Ni Luh Putu Eka Suyasmin.
Untuk mengantisipasi melonjak pemudik yang melewati Pelabuhan Padang Bai, telah disediakan 34 kapal yang siap beroperasi melayani para pemudik. “Intinya kami pihak Pelabuhan Padang Bai siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mudik maupun berlibur selama Idul Fitri tahun ini,” pungkas wanita yang akrab disapa Eka tersebut.