Revitalisasi Pasar Pawirotaman Ditarget Selesai Tujuh Bulan
YOGYAKARTA – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta menargetkan, revitalisasi Pasar Prawirotaman selesai dalam waktu tujuh bulan.
Bangunan pasar yang semula satu lantai, direvitalisasi menjadi bangunan empat lantai. “Sesuai rencana, pekerjaan harus sudah selesai pada akhir Desember. Saat ini masih dalam masa sanggah lelang dan diharapkan bulan depan sudah bisa dimulai pekerjaan fisiknya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono, Sabtu (20/4/2019).
Selain disulap menjadi bangunan vertikal empat lantai, pasar tradisional yang terletak di Jalan Parangtritis Yogyakarta tersebut, juga dilengkapi semi basement. Bangunan tersebut akan dimanfaatkan sebagai lokasi parkir kendaraan pengunjung. Selama ini, parkir kendaraan konsumen berada di tepi jalan sehingga kerap menimbulkan hambatan lalu lintas di sekitar pasar.
Agus menegaskan, konsep bangunan Pasar Prawirotaman tetap akan mengacu pada bangunan hijau, yaitu mengefisiensikan penggunaan energi. Harapannya, keberadaan bangunan tersebut nantinya tidak memberikan dampak buruk terhadap kondisi di lingkungan sekitar. “Efisiensi energi dari bangunan ini bisa mencapai sekitar 20 hingga 30 persen dibanding bangunan serupa. Sesuai aturan, bangunan dengan luas lebih dari 5.000 meter persegi memang harus berkonsep green building,” jelasnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono, mengatakan, seluruh pedagang pasar sudah menempati los sementara yang berada tidak jauh dari pasar. “Kami pun sudah menyelesaikan proses inventarisasi aset di pasar dan pekerjaan revitalisasi fisik siap dilakukan. Namun, kewenangannya ada di DPUPKP,” katanya.
Revitalisasi fisik Pasar Prawirotaman didanai menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat dengan anggaran Rp75 miliar. Selain akan digunakan kembali untuk menjual bahan kebutuhan pokok layaknya aktivitas jual beli di pasar tradisional, Pasar Prawirotaman tersebut juga akan dimanfaatkan untuk kegiatan lain yaitu mengembangkan ekonomi kreatif di Yogyakarta dengan membuka pasar produk ekonomi kreatif.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, lokasi Pasar Prawirotaman cukup strategis karena berada di tempat tujuan wisata yang kerap didatangi wisatawan mancanegara. Ia berharap, fungsi pasar tidak hanya untuk menjual bahan kebutuhan pokok tetapi bisa dikembangkan untuk mendukung pariwisata di kawasan tersebut. (Ant)