Pemerintah Prioritaskan Pendamping CJH Lansia

Jemaah Calon Haji, -Dok: CDN

PALEMBANG – Jemaah sebagai pendamping bagi calon haji lanjut usia atau minimal berumur 75 tahun, menjadi prioritas berangkat untuk menunaikan rukun Islam kelima itu pada 2019 ini.

“Pemerintah akan memprioritaskan bagi jemaah calon haji yang berumur 75 tahun ke atas, didampingi keluarga dalam beribadah di Arab Saudi tersebut,” kata Kasubag Informasi dan Humas Kanwil Kementerian Agama Sumatra Selatan, Saefudin Latief, di Palembang, Sabtu (6/4/2019).

Namun, lanjut dia, jemaah haji sebagai pendamping lansia tersebut telah melunasi di tahap kesatu terdaftar sebelum 1 Januari 2017. Karena itu, pemerintah mengutamakan berangkat pada 2019 ini sebagai pendamping jemaah calon haji lansia.

Bahkan, Kementerian Agama telah menyiapkan pelunasan tahap kedua untuk berangkat ke Tanah Suci, bagi jemaah sebagai pendamping tersebut.

“Itu salah satu yang menjadi pembayaran untuk pelunasan tahap kedua BPIH tersebut,” ujar dia.

Selain itu, pelunasan tahap kedua diutamakan bagi jemaah haji penggabungan suami, istri dan anak kandung, termasuk orang tua terpisah yang menjadi prioritas berangkat tahun ini.

Saat ini, sedang berlangsung pelunasan BPIH tahap pertama dan setelah selesai, maka akan dibuka pembayaran periode kedua.

Untuk kuota jemaah haji Sumsel yang akan berangkat tahun ini tercatat sebanyak 6.988 orang, ditambah 47 Tim Pemandu Haji Daerah.

Jumlah calon haji Sumsel yang akan berangkat itu akan ditambah jemaah dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sehingga totalnya lebih dari 7.000 orang.

“Hal ini karena provinsi kepulauan yang pernah bergabung dengan Sumsel itu pemberangkatannya melalui Embarkasi Haji Palembang,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...