Maurizio Sarri Ingin Bertahan Lebih Lama di Stamford Bridge
Editor: Satmoko Budi Santoso
LONDON – Eks manajer Napoli, Maurizio Sarri, cukup percaya diri bisa membawa Chelsea menjadi penantang titel juara dalam dua tahun ke depan. Pernyataan ini mengindikasikan keinginannya untuk bertahan lebih lama di Stamford Bridge, homebase Chelsea.
Tak hanya itu, keinginan Sarri untuk bertahan sekaligus mematahkan spekulasi yang mengaitkannya dengan kepindahan kembali ke Italia.
Masa depan Sarri yang bergabung dengan The Blues menggantikan Antonio Conte menjadi spekulasi sejak lama.
Performa The Blues dan faktor komunikasi antara staf pelatih dengan jajaran manajemen menjadi pemicunya. Bahkan pada bursa transfer musim panas nanti, The Blues berencana mendatangkan Direktur Teknik guna menjembatani staf kepelatihan dan manajemen.
Terlepas dari spekulasi yang terus berkembang, manajer berusia 60 tahun itu masih tetap optimistis bisa mempersembahkan prestasi bagi klub milik taipan Rusia, Roman Abramovic.
“Liga Primer itu sangat luar biasa, dan saya ingin bertahan di Liga Primer,” ucap Sarri seperti dilansir Sportsmole.
Maurizio Sarri lebih jauh menegaskan keinginannya untuk tetap bertahan bersama The Blues. Dia beralasan, level klub dan kompetisi sangat tinggi sehingga membuatnya tidak ingin meninggalkan klub London tersebut.
“Atmosfer di stadion sangat fantastis. Ini adalah kompetisi yang sangat luar biasa. Saya ingin tetap bertahan di sini. Saya pastikan soal itu, dalam dua tahun kami bakal bisa mendekati mereka (Liverpool dan Manchester City),” tegas Sarri.
Namun demikian, ia mengaku masih belum yakin bila dalam dua tahun tersebut skuad asuhannya bakal bisa lebih baik dari kedua kandidat jawara Liga Primer musim ini.
Sarri kemudian menceritakan kiprahnya bersama Napoli. Saat pertama kali berlabuh di Naples, beber Sarri, di papan klasemen Napoli terpaut 24 poin dari Juventus.
Margin poin berkurang menjadi sembilan di musim pertamanya, dan berkurang menjadi enam di musim kedua sebelum berubah lagi menjadi empat poin di musim ketiga.
“Bagi kami saat itu sangat tidak mungkin memangkas seluruh gap, tapi pada akhir musim ketiga kami sangat dekat untuk melakukannya. Selisih poin hanya tinggal tersisa empat poin,” bebernya.
Saat ini Chelsea menempati urutan empat klasemen sementara dengan koleksi 67 poin hasil dari 35 laga. Bila bisa menang lawan Manchester United nanti malam, posisi di empat besar kian aman mengingat selisih poin dengan Arsenal di urutan lima hanya terpaut satu poin saja.