“History of Java” Menambah Daya Tarik Wisata di Bantul

Museum Of Java di Jalan Parangtritis Bantul, DIY (Ant)

BANTUL – Keberadaan Museum Sejarah Jawa atau Museum History Of Java di Jalan Parangtritis, diharapkan dapat menambah daya tarik wisata di Bantul khususnya, dan DIY pada umumnya.

“Kalau kita berbicara Bantul itu pintu masuk salah satunya Jalan Parangtritis, harapannya mudah-mudahan keberadaan museum itu bisa menjadi salah satu daya tarik juga,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, Minggu (21/4/2019).

Museum Sejarah Jawa berada di Jalan Parangtritis Desa Bangunharjo. Museum tersebut belum lama dibuka dan makin dikenal masyarakat. Keberadaan Festival Mie Bantul, yang diselenggarakan Dinas Pariwisata di kompleks museum itu beberapa waktu lalu, membantu memperkenalkan museum tersebut.

Museum tersebut, menyimpan berbagai koleksi peninggalan serta dokumentasi budaya Jawa. Keberadaanya dikelola pihak swasta, namun hal itu bukan menjadi kendala dalam upaya memajukan sektor pariwisata Bantul. “Kalau kita berbicara parwisata, prinsipnya, tidak berbicara swasta, pemerintah ataupun masyarakat, tapi berbicara bahwa ini bisa menjadi daya tarik,” katanya.

Dengan demikian, ketika ada daya tarik wisata, maka di sekitar kawasan tersebut berdampak pada muncul berbagai usaha baru misalnya kuliner atau usaha lain yang berpotensi menggerakan ekonomi masyarakat. “Kalau orang melihat museum mungkin kulinernya juga di sekitaran sini, sehingga masyarakat akan ikut menikmati juga. Jadi, kita kenapa ikut mempromosikan juga karena kita ingin membantu, bukan persoalan ini swasta,” katanya.

Kwintarto mengatakan, di wilayah Bantul juga terdapat beberapa wahana wisata air yang dikelola swasta, yang tentunya berdampak pada sektor ekonomi masyarakat, sebab ketika orang datang ke Bantul mereka belanja atau jajan di sekitarnya. “Kalau pemerintah secara khusus tidak membuat kegiatan khusus, tapi dengan kita mengadakan festival mie itu, bagian dari kita biar orang kenal bahwa ini lho, ada History of Java, jadi kita tidak mempromosikan langsung,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...