Diterjang Deras Sungai Musi, Jembatan Ambruk

PALEMBANG – Jembatan penghubung antara Kecamatan Ulu Musi – Pasemah Air Keruh (Paiker) di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, atau lebih dikenal dengan sebutan jembatan ponton ambruk diterjang derasnya air Sungai Musi.

Akibat ambruknya jembatan Ponton  mengakibatkan belasan desa yang ada di Kecamatan Paiker  terancam terisolir.

Kepala Polisi Sektor Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, IPTU Suryadi, membenarkan kejadian tersebut dan hingga kini tidak ada informasi  korban jiwa.

“Saat ini kami sedang berkoordinasi untuk mengatasi kebutuhan masyarakat lantaran jembatan ini ambruk,” kata dia.

Camat Pasemah Air Keruh, Indra Supawi, mengatakan, karena jembatan ini ambruk membuat warga setempat harus melalui akses lain.

“Warga terpaksa jalan memutar untuk keluar dari dalam Kecamatan Paiker,” kata dia.

Sementara itu, berdasarkan video yang beredar di media sosial terlihat, jembatan terseret arus air sungai setelah ambruk. Struktur bagian bawah jembatan sudah tidak terlihat lagi karena air sudah menyentuh bagian jalan jembatan.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan, pada beberapa bulan lalu sudah menghubungi Menteri PU terkait kondisi jembatan yang sudah tidak layak.

“Persoalannya adalah, APBD kabupaten dan provinsi bisa saja, tapi bentang sungai ini ada aturannya. Kalau tidak salah di atas 60 meter itu harus ada izin dari menteri,” kata dia.

Jika dipakai ABPD provinsi dan kabupaten, menurutnya bisa saja, karena kawasan Empat Lawang merupakan daerah persawahan. Pemprov dapat membuat jembatan darurat meminta bantuan TNI.

“Itu jembatan tua yang usianya sudah di atas 25 tahun. Ini harus diatasi dulu, kasihan masyarakat nanti terisolasi,” kata dia. (Ant)

Lihat juga...