Komisi VI-Kemenperin Rutin Beri Bantuan IKM
Editor: Koko Triarko
PURWOKERTO – Dua kelompok Industri Kecil Menengah (IKM) dari Kabupaten Banyumas dan Cilacap, menerima bantuan peralatan usaha. Masing-masing mendapatkan bantuan peralatan senilai Rp250 juta. Dua IKM yang menerima bantuan, bergerak di usaha gula kelapa dan service AC.
Penyerahan bantuan peralatan tersebut disampaikan oleh anggota Komisi VI DPR RI, Siti Mukaromah, bersama Kasubdit IKM dan Kerajinan Ditjen IKM, Eripson Mangasi H Sinaga.
Usai penyerahan bantuan, Siti Mukaromah mengatakan, setiap tahun dari Komisi VI bersama Kementerian Perindustrian, rutin melakukan pelatihan-pelatihan serta pemberian bantuan untuk IKM maupun Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
ʺUntuk pelatihan sudah dilakukan minggu terakhir bulan Februari kemarin, dan sekarang kita memberikan bantuan peralatannya. Ada dua IKM yang menerima bantuan, yaitu IKM petani penderes gula kelapa di Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas dan IKM servis AC dari Kabupaten Cilacap,ʺ kata Siti Mukaromah, Kamis (7/3/2019).
Dua IKM tersebut, mengajukan permintaan bantuan alat produksi. Masing-masing kelompok beranggotakan 30 orang. Bantuan alat yang diserahkan, antara lain berupa wajan, sodet, saringan, bok, alat untuk menjadikan gula-gula kristal dan lain-lain.
Jumlahnya sesuai dengan jumlah anggota IKM. Dan, bantuan alat untuk IKM service AC, di antaranya mesin diesel, tangga dan lainnya, sesuai kebutuhan yang diajukan IKM.
IKM yang diberi bantuan alat produksi ini, merupakan IKM yang sudah menjalankan usahanya, tetapi masih termasuk kategori usaha kecil. Mereka bukan IKM baru, tetapi masih minim dalam peralatan produksi ataupun peralatan penunjang usaha lainnya. Sehingga diberikan bantuan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, program pelatihan dan pemberian bantuan peralatan ini sudah dimulai sejak 2015. Program tersebut bertujuan untuk mendorong dan menguatkan potensi-potensi ekonomi di pedesaan. Sebab, perkembangan IKM maupun UMKM di desa, akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.
Untuk 2019 ini, ada 12 kelompok di Kabupaten Banyumas dan Cilacap yang mendapat bantuan peralatan produksi, dan kebanyakan dari UMKM. Dalam empat tahun terakhir, total sudah ada 57 kelompok IKM dan UMKM yang mendapat bantuan serta pelatihan.