Kenaikan Tarif Kargo Berdampak ke Bisnis Dekorasi Pernikahan

Ilustrasi - Pengantin laki-laki - Dok CDN

PALEMBANG – Bisnis dekorasi pernikahan di Palembang Sumatera Selatan terpuruk sejak tiga bulan terakhir. Kondisi tersebut, akibat kenaikan tarif kargo pesawat yang terjadi secara bertahap sejak Oktober 2018.

Kenaikan tarif kargo menyebabkan biaya pengiriman barang meningkat hingga dua kali lipat. Ketua Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Zainal Arifin, mengatakan, terjadi penurunan pemasukan.

Keuntungan tersedot biaya pengiriman barang. “Kami pesan bunga-bunga dekorasi ke Jakarta, sekarang harganya sudah naik 100 persen. Biasanya ongkos Rp1,5 juta sekarang sudah Rp4 juta,” ujar Zainal Arifin, Sabtu (9/3/2019).

Kenaikan ongkos kargo menyebabkan pengusaha kesulitan menutupi biaya produksi. Sementara, harga pemesanan dekorasi tidak bisa dinaikan, mengikuti kenaikan kargo. Meski demikian, pengusaha dekorasi berupaya bertahan sembari mencari solusi, seperti mencoba berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait.

Kondisi ini juga terjadi pada bisnis dekorasi di daerah lain. Bahkan, kegiatan pameran yang biasanya aktif digelar di Jakarta, terpaksa dikurangi karena sebagian besar biaya bakal tersedot biaya kargo. Kondisi ini dinilai akan sangat menyulitkan pelaku usaha baru. “Konsumen maunya dapat dekorasi bagus, dengan harga murah, apalagi tren dekorasi pernikahan sedang naik-naiknya saat ini. Sementara saat ini kondisi tidak memungkinkan, jadi kami mencoba bertahan saja,” jelas Zainal.

Di Kota Palembang, setidaknya ada 60 pengusaha dekorasi. Jumlah tersebut cukup banyak, karena semakin tingginya minat acara pernikahan di luar rumah atau gedung. Oleh karena itu, asosiasi mengharapkan pemerintah bisa menurunkan kembali ongkos kargo, agar bisnis tersebut dapat terus menggeliat. “Kami ini pengusaha sudah banting tulang sana-sini tapi hasilnya nol, karena tersedot biaya kargo,” pungkas Zainal. (Ant)

Lihat juga...