Disdag NTB: Belum Semua Pelaku UMKM Maksimalkan Medsos
Editor: Koko Triarko
MATARAM – Penjualan secara online berbagai hasil produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui media sosial, mulai banyak digandrungi pelaku UMKM di Mataram, karena dinilai lebih menjanjikan.
“Kalau dilihat trennya, pelaku UMKM sekarang mulai banyak memasarkan berbagai produk secara online, melalui media sosial facebook, Instagram, Twitter dan medsos lain” kata Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj. Putu Selly Andayani, di Mataram, Selasa (12/3/2019).
Disdag NTB mencatat, tren pemasaran produk UMKM melalui online atau e-commerce sedang tumbuh. Platform yang sedang digandrungi pengusaha online cukup beragam, mulai i-shop milik Disdag NTB, Facebook, Instagram, hingga sejumlah e-commerce lain.
Menurutnya, pemasaran dan transaksi secara online dinilai memiliki banyak keunggulan dan memberikan keuntungan bagi masyarakat pelaku UMKM, baik dari sisi biaya, maupun jangkauan pasaran yang demikian luas.
“Pemasaran online dari sisi biaya lebih murah, dengan memanfaatkan media sosial yang ada, jangkauan juga luas, karena masyarakat sudah banyak yang menggunakan media sosial sebagai pangsa pasar,” katanya.
Meski demikian, Selly mengakui belum semua pelaku UMKM memaksimalkan media sosial sebagai media promosi dan penjualan. Kebanyakan pelaku UMKM yang memanfaatkan media online untuk jualan banyak dari pelaku UMKM dari kalangan anak muda.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Lalu Saswadi, sebelumnya berharap supaya UMKM mulai lebih banyak memanfaatkan media sosial sebagai media promosi dan penjualan produk dihasilkan.