Dinkes Sikka Luncurkan Fanpage Cegah Anemia Remaja Putri
Editor: Satmoko Budi Santoso
MAUMERE – Dinas Kesehatan kabupaten Sikka menyadari masih banyak remaja putri yang mengalami anemia atau kurang darah sehingga sangat berdampak ketika hamil dan melahirkan.
“Prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 37,1 persen,” sebut kepala bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Klotidis Gandut, Jumat (1/3/2019).
Dikatakan Telly, sapaannya, data Riskesdes tahun 2013 menyebutkan bahwa hal ini merupakan dampak lanjut dari tingginya prevalensi anemia pada remaja putri dan wanita usia subur. Keadaan ini merupakan akibat dari kurangnya asupan gisi besi yang dianjurkan.
“Untuk itu direkomendasikan agar pemberian tablet tambah darah disekolah diberikan seminggu sekali sepanjang tahun. Harapannya dapat menurunkan anemia pada remaja putri dan meningkatkan konsentrasi belajar,” terangnya.
Melihat perkembangan media sosial saat ini, maka dinas Kesehatan kabupaten Sikka, jelas Telly, mengembangkan media sosial sebagai media promosi kesehatan bagi kalangan remaja melalui fanpage facebook “Sikka Cegah Anemia Remaja Putri”.
“Langkah ini dilakukan untuk mencegah dan membangun media belajar bagi remaja putri, khususnya pelajar SMA atau SMK untuk memahami anemia dengan permasalahan dan dampak buruknya, “ ungkapnya.
Launching Fanpage dilakukan bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, didampingi ketua DPRD Kabupaten Sikka, Gregorius Nago Bapa, bertempat di Aula Mardi Wiyata, kelurahan Kota Uneng kecamatan Alok, kota Maumere.
Ketua DPRD kabupaten Sikka, Gregorius Nago Bapa, mengatakan, DPRD Sikka sangat mendukung adanya inovasi dinas Kesehatan untuk membuat fanpage. Hal ini sesuai dengan perkembangan teknologi informasi yang kian maju.

“Saya dan rekan-rekan anggota DPRD kabupaten Sikka berharap agar fanpage ini dapat dimanfaatkan sebagai media bagi anak-anak kita. Terutama remaja putri di Nian Sikka untuk mendapatkan dan berbagi informasi kesehatan,” harapnya.
Dengan mendapatkan berbagai informasi kesehatan, tegas Us, sapaannya, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan di kabupaten Sikka pada masa mendatang.
Gadget, HP Android atau sejenisnya sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan informasi.
“Bahkan ada sekolah-sekolah yang sudah menyelenggarakan ujian sekolah menggunakan HP Android. Sehingga melalui media sosial dapat dimanfaatkan juga untuk promosi kesehatan,” terangnya.