Peringatan Serangan Umum 1 Maret Siap Digelar Meriah

Editor: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Pemerintah DIY melalui dinas dan instansi terkait berencana menggelar peringatan rutin tahunan peristiwa penting Serangan Umum (SU) 1 Maret secara besar-besaran pada tahun 2019 ini.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen DIY dalam mendorong dijadikannya peringatan SU 1 Maret sebagai hari besar nasional.

Koordinator Bagian Pemeliharaan Museum Benteng Vredeburg yang juga panitia pelaksana peringatan SU 1 Maret 2019, Darsono, menyebut, upaya untuk menjadikan peringatan SU 1 Maret sebagai hari besar nasional sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir.

Hal itu dinilai penting, mengingat peristiwa SU 1 Maret merupakan tonggak bersejarah perjalanan RI dalam memperjuangkan dan mempertahankan kedaulatan sebagai sebuah bangsa dan negara, hingga akhirnya mendapatkan pengakuan dari dunia internasional.

“Apalagi  beberapa waktu terakhir, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, sudah menandatangani dan menyetujui, usulan pengajuan peringatan 1 Maret sebagai hari besar nasional,” katanya kepada Cendana News, belum lama ini.

Darsono sendiri menjelaskan, peringatan peristiwa SU 1 Maret tahun 2019 akan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak seperti Yayasan Kajian Citra Bangsa, Paguyuban Wehrkreise III, hingga Komunitas Jogja 45 dengan kegiatan yang lebih beragam.

Selain menggelar upacara bendera, peringatan SU 1 Maret juga akan dilakukan dengan menggelar pameran alutsista, pameran benda-benda bersejarah, seminar hingga drama kolosal peringatan Serangan Umum 1 Maret.

“Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati peristiwa Serangan Umum 1 Maret tahun 2019 ini tidak dilakukan di monumen. Namun akan dilakukan di alun-alun utara Yogyakarta. Hal ini karena kita akan melibatkan peserta dalam jumlah yang lebih banyak. Ini baru akan terjadi untuk pertama kalinya,” katanya.

Lihat juga...