Musim Hujan, Masyarakat Banyumas Diminta Waspadai Leptospirosis
Editor: Mahadeva
PURWOKERTO – Selama musim hujan masyarakat Banyumas diminta mewaspadai leptospirosis. Penyakit yang disebabkan air kencing tikus tersebut, biasanya banyak bermunculan di musim penghujan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, mengimbau masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat. Terutama terhadap lingkungan disekitarnya. Adanya genangan air selama musim penghujan, berpotensi memunculkan penyakit. Leptospirosis, adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri.
Penyakit tersebut, dalam jangka panjang bisa menyerang ginjal. Menular melalui genangan air, yang terjangkit bakteri leptospira. Bakteri tersebut masuk melalui luka atau bagian tubuh yang terbuka. ʺLeptospirosis banyak muncul di musim hujan, menular melalui hewan seperti tikus, kucing, anjing dan hewan lainnya. Penyebabnya, bakteri masuk ke tubuh manusia melalui luka yang terbuka,ʺ terang Sadiyanto, Jumat (8/2/2019).
Di Kabupaten Banyumas, kasus leptospirosis mulai muncul di 2011. Setiap tahun, jumlah kasusnya terus meningkat. Dari data Dinkes Banyumas, di 2011 hanya ada satu kasus. Kemudian di 2016 meningkat menjadi 10 kasus, di 2017 ditemukan 39 penderita leptospirosis dan di 2018 ditemukan 56 kasus.
Gejala penyakit ini hampir sama dengan gejala flu, yaitu demam, nyeri otot dan pusing. Gejala umum ini berkembang antara satu hingga dua minggu. Tidak ada gelaja signifikan yang menandai seseorang terkena leptospirosis, sehingga diagnosa dari awal sulit dilakukan. ʺUntuk mencegah terjangkit penyakit leptospirosis, hindari mandi dengan air yang kotor, kemudian jika mengalami luka, tutup luka saat bepergian atau beraktivitas, dan jaga lingkungan rumah dari genangan-genangan air,ʺ jelasnya.
Selain leptospirosis, beberapa penyakit lain juga sering mencul di musim penghujan yaitu batuk pilek, penyakit kulit seperti herpes dan jamur, diare, Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit–penyakit tersebut, sebenarnya juga ada di musim kemarau. Namun, biasanya akan lebih banyak terjadi di musim hujan.