Kebakaran Transjakarta, Dishub Tunggu Hasil Penyelidikan KNKT

Editor: Makmun Hidayat

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI, Sigit Wijatmoko soal kebakaran bus Transjakarta di Pasar Baru Senin malam, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019). - Foto: Lina Fitria

JAKARTA — Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI, Sigit Wijatmoko, mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ikut menyelidiki penyebab bus Transjakarta yang terbakar di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019) malam.

“KNKT itu tidak hanya di sektor udara, tapi sektor darat pun ada. Kita ingin semacam jenderal inspection-lah, makanya kita juga melibatkan semua lembaga yang kredibel,” ujar Sigit di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).

Dia menyampaikan bahwa hasil penyelidikan KNKT nantinya tidak hanya diperlukan untuk mengetahui penyebab kebakaran bus Transjakarta saja. Nantinya para penyidik KNKT juga bisa menentukan tindakan pencegahan supaya insiden serupa tidak terulang lagi.

“Ini kan bicara musibah dan kita ingin harus ada preemtif dan preventif. Jadi ya sama-sama kita me-review kalau memang ada yang harus diperbaiki atau ditingkatkan,” kata Sigit.

Dia mengaku sudah melakukan komunikasi oleh pihak KNKT untuk dilakukan pemeriksaan Transjakarta. Dia juga meminta para media untuk bersama menunggu hasil pemeriksaan tersebut.

“Kita sudah komunikasi. Dari semalam, kita sudah komunikasi. Ini juga bagian dari evaluasi dan kita tunggu sama-sama apa hasilnya,” ungkapnya.

Sigit mengaku tidak bakal ikut melakukan pemeriksaan internal kepada Transjakarta. Lantaran sudah mempunyai tugasnya, tanpa mendahuluinya.

“Internal kan memang ada di teman-teman Transjakarta. Tapi tanpa mendahuli itu semua, kita tunggulah hasil pemeriksaan dari Labfor,” imbuhnya.

Sementara Direktur Operasional PT Transjakarta, Daud Joseph, belum bisa memastikan penyebab bus transjakarta terbakar di Pasar Baru. Menurutnya, penyebab kebakaran masih diselidiki Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

“(Penyebab kebakaran) dalam penyelidikan polisi, Puslabfor,” ujar Daud melalui pesan singkat diterima wartawan.

Daud menyampaikan dalam Transjakarta itu ada sekitar sepuluh penumpang berada di dalam bus. Para penumpang dievakuasi terlebih dahulu ke Halte Juanda sebelum bus terbakar di Pasar Baru. “Jumlah penumpang sebelum insiden sekitar 10 orang,” kata Daud.

Diberitahukan sebuah bus transjakarta terbakar di depan Starbucks, Jalan Pos Nomor 2, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin pukul 20.33.

Api berhasil dipadamkan pukul 21.15 menggunakan lima mobil pemadam kebakaran. Kejadian tersebut tidak menyebabkan korban jiwa karena seluruh penumpang telah dievakuasi sebelum api membesar.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Hardisiswan, mengatakan, ada lima mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api.

“Mobil pemadam kebakaran tiba pukul 20.54. Tadi itu kami terhalang macet. Jadi, pemadam kebakaran sempat terjebak dan agak lama ke TKP. Tapi, pemadaman sudah selesai pukul 21.15,” kata Hardisiswan, Senin malam.

Lihat juga...