Jay Brewer Meriahkan Kontes Reptil di TMII 

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Jay Brewer, prehestiric pet asal Amerika Serikat (AS) merasa bangga bisa hadir di Museum Komodo dan Taman Reptilia Taman Mini Indonesia Indah (TMII), bersama komunitas pecinta reptil Indonesia.

“Spesial hadir di TMII, dalam kontes reptil. Ini karena kalian semua pecinta reptil. Kita pecinta reptil bisa berkumpul di Museum Komodo ini berkat media sosial. Semoga pertemuan ini menjadi tolak ukur kita semua untuk bisa bersatu,” kata Jay, saat menyapa fansnya di Museum Komodo dan Taman Reptil TMII, Jakarta, Minggu (24/2/2019).

Media sosial bagi Jay adalah perekat dirinya dengan komunitas reptil di Indonesia. Terkhusus warga Jakarta yang banyak menjadi folower instragramnya.

Manajer Unit Taman Burung dan Taman Reptil Indonesia serta Museum Komodo TMII, M.Piter Kombo (berdiri) pada kontes reptil di Museum Komodo dan Taman Reptilia TMII, Jakarta, Minggu (24/2/2019). -Foto: Sri Sugiarti

Folowers di Instragram saya, banyak orang Indonesia, terutama dari Jakarta ini. Jakarta folowers,” teriak Jay, disambut histeris peserta kontes reptil.

Jay sengaja datang dari AS untuk menghadiri kontes reptil yang diselenggarakan oleh Paguyuban Keluarga Besar Reptile Jabodetabek (PKBRI) di TMII.

Jay mengaku sangat senang bisa hadir di tengah-tengah komunitas pecinta reptil Indonesia, khususnya PKBRI.

“Bisa datang ke Indonesia, dan hadir di museum ini. Ini tidak mungkin. Tapi, kenyataan saya bisa datang ke Indonesia karena reptil,” ujar Jay, sambil melambaikan tangan memberi salam.

Dia berkisah, sejak kecil dirinya berasal dari keluarga  kurang mampu dan sudah menjadi yatim. Kecintaan pada hewan reptil pun tumbuh sejak kecil.

Untuk membeli seekor ular yang diinginkannya, ia rela mencari kodok di sawah. Setelah banyak, kodok-kodok tersebut ditukar di pet house dengan seekor ular.

Lalu, ular itu dipelihara dan dirawat dengan baik, hingga menjadi sahabatnya. “Usia 12 tahun, saya sudah punya ular sepanjang 12 senti meter,” ujarnya.

Hingga usia dewasa, peliharaan hewan reptilnya semakin banyak. Berbagai atraksi dirinya dengan reptilnya menjadi sebuah momen bahagia bagi Jay.

Saat berkeluarga pun, hobi Jay memelihara reptil terus dilakukan. Dengan memelihara dan merawat reptil-reptil itu dengan kasih sayang selayaknya kepada manusia.

Menurutnya, hewan reptil juga perlu diperhatikan dan dirawat dengan baik, seperti manusia. Dalam memelihara reptil, yang pentig adalah semangat tidak boleh menyerah wujudkan impian kita bersahabat dengan hewan reptil.

Karena, menurutnya, hewan reptil harus dilestarikan dengan perawatan penuh kasih sayang. Terlebih, kita juga harus memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa reptil bukan hewan yang harus ditakuti, tapi bisa menjadi sahabat.

“Kadang ketemu suatu hal yang nggak mungkin, tapi harus maju untuk wujudkan impian. Gimana caranya?  Ya, semangat untuk lestarikan reptil ini. Sekarang keluarga saya tambah besar, karena ada komunitas reptil ini,” tukas Jay, disambut histeris fansnya.

Manajer Unit Taman Burung dan Taman Reptil Indonesia serta Museum Komodo TMII, M. Piter Kombo, juga merasa senang Jay Brewer hadir di TMII.

“Selamat datang di TMII, Jay Brewer. Ini suatu kehormatan Jay hadir di Museum Komodo dalam kontes reptil yang digelar PKBRI,” ujar Kombo.

Bagi Kombo, kehadiran Jay di Museum Komodo dan Taman Reptil, merupakan tamu spesial yang memberikan warna  bagi komunitas pecinta reptil di Indonesia.

“Kami kedatangan tamu spesial, Jay Brewer. Kami harapkan kontes reptil sukses, dan akan ada atraksi dari Jay yang pasti memakau,” ujarnya.

Kombo juga berterima kasih kepada PKBRI yang telah bersinergi dengan Museum Komodo dan Taman Reptil, menyelenggarakan kontes reptil ini. Semoga ke depan sinergi tetap terjalin dengan baik.

Diharapkan, dari acara ini pengunjung museum meningkat ke depannya.  Karena museum ini adalah wahana wisata edukasi untuk mengenal ragam jenis fauna dari seluruh provinsi Indonesia.

Lihat juga...