Bupati Mengajak ASN Meneladani Sikap Ksatria Djoko Kaiman
Editor: Mahadeva
BANYUMAS – Rangkaian peringatan HUT-448 Kabupaten Banyumas, diawali ziarah ke makam Bupati Pertama Banyumas, R. Djoko Kahiman. Bupati Banyumas, Achmad Husein, memimpin langsung ziarah di makam yang berada di Dawuhan, Kecamatan Banyumas.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad mengajak para ASN di Banyumas, lebih mengenal, dan belajar banyak dari sosok Djoko Kaiman. Terutama dari jiwa ksatrianya, yang rela berkorban dan berbagi. Husein menyebut, Djoko Kaiman mendapat hadiah dari Sultan Pajang Hadiwijaya, berupa penobatan sebagai Adipati Warga Utama II. Hal itu diberikan, karena keiklasannya berbagi wilayah kekuasaan menjadi empat wilayah.
Pembagian diberikan kepada saudara-saudaranya yang lain. ʺSifat-sifat Djoko Kaiman tersebut harus selalu kita ingat dan terapkan dalam pemerintahan di Banyumas, sebab beliaulah yang mendirikan Banyumas ini,ʺ kata Husein, Kamis (7/2/2019).
Ziarah, sebagai acara rutin dalam rangkaian perayaan HUT Kabupaten Banyumas, sebagai upaya untuk mengenang jasa bupati terdahulu, sekaligus intropeksi diri. Hadir dalam acara tersebut, mendampingi Bupati Banyumas, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Ketua DPRD Banyumas Juli Krisdianto, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Banyumas.

Ziarah diikuti dengan doa bersama di depan makam Djoko Kaiman, dipimpin juru kunci Makam Dawuhan, Kirman. Usai ziarah, bupati melanjutkan tradisi bagi-bagi uang kepada warga yang sudah berdesakan di halaman kompleks makam. Uang yang dibagikan rombongan bupati, merupakan uang pecahan dua puluh ribuan dan sepuluh ribuan. Warga tampak berebut untuk mendapatkan uang dari para pejabat.
Salah satu warga, Ani menyebut, sengaja datang supaya bisa mendapatkan uang. Untuk orang dewasa, diberi Rp20.000 dan anak-anak diberi Rp10.000. ʺLumayan dapat uang dua puluh ribu, dikasih sama Pak Bupati lagi. Setiap acara ziarah daya selalu datang dan menunggu pembagian uang, bisa buat beli beras,ʺ tutur Ibu yang datang sambil menggendong anaknya tersebut.
Setelah membagikan uang, bupati dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Duplikat Pendapa si Panji Banyumas, untuk menghadiri tasyakuran dan menyaksikan pagelaran wayang ruwatan.