Pemprov NTB Fasilitasi Rumah Belajar Bahasa Asing
Editor: Koko Triarko
MATARAM – Guna mendukung dan memfasilitasi anak-anak muda Provinsi Nusa Tenggara Barat, terutama yang memiliki minat tinggi melanjutkan studi ke luar negeri, tapi kemampuan bahasa asingnya lemah, Pemprov NTB menyiapkan rumah bahasa sebagai tempat bimbingan dan belajar.
“Untuk anak muda NTB yang memiliki minat tinggi melanjutkan studi ke luar negeri, tapi kemampuan bahasa lemah, Pemprov siap memfasilitasi dengan menyediakan rumah bahasa sebagai tempat belajar,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Muhammad Suruji, Kamis (31/1/2019).
Melalui rumah bahasa yang disiapkan tersebut, anak NTB sebelum melamar beasiswa, bisa belajar atau memperdalam kemampuan bahasanya di bawah bimbingan tenaga andal dan profesional.
Baik bahasa Inggris maupun bahasa negara lain yang menjadi tujuan pengiriman anak NTB melanjutkan studi, seperti bahasa Cina, Mandarin, Korea dan bahasa lain, termasuk bahasa Arab.
“Langkah tersebut dilakukan dengan tujuan, supaya sebanyak mungkin anak NTB bisa sekolah dan bekerja di luar negeri, dengan modal utama adalah penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris,” katanya.
Meski demikian, Suruji mengatakan, rumah bahasa dimaksud bukan kemudian Pemprov NTB membangun gedung dan UPT. Rumah bahasa adalah tempat anak bisa dibimbing dan belajar bahasa, dengan menyediakan di laboratorium bahasa sekolah SMA atau SMK di setiap kabupaten/kota.
Nantinya, tim seleksi penerimaan beasiswa akan memilih mana yang paling layak oleh tim seleksi sebagai tempat belajar.
Gubernur NTB, Zulkiflimansyah, sebelumnya meminta kepada masyarakat, terutama anak muda NTB bisa memanfaatkan beasiswa yang ada untuk bisa melanjutkan studi ke luar negeri, baik Polandia, Cina, Korea maupun sejumlah negara lain, dan tidak perlu hawatir terkait kemampuan bahasa.
Mengingat Pemprov NTB siap memfasilitasi dengan menyediakan rumah bahasa dengan tenaga pembimbing andal, untuk belajar memperkuat kemampuan bahasa, terutama bahasa Inggris.
Pada 2019, Pemprov NTB menargetkan anak NTB penerima beasiswa yang berangkat ke luar negeri sebanyak 500 orang. Pelajar SMA menjelang selesai UN sudah bisa mendaftar.