Pemprov DKI Tata Kolong Fly Over Jadi Ruang Publik
Editor: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, bakal menata seluruh kolong fly over di ibu kota menjadi ruang publik. Seperti halnya di fly over Slipi, Petamburan, Tanah Abang dan Jakarta Pusat.
“Kami tata bertahap, satu-satu,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (15/1/2019).
Menurut Anies saat ini, salah satu kolong fly over yang telah ditata adalah kolong fly over di Slipi, Jakarta Pusat. Kolong fly over tersebut dipoles menjadi sebuah taman bermain skateboard. Penataan di kolong fly over Slipi tersebut, kata Anies, akan menjadi proyek percontohan untuk melakukan penataan di kawasan lainnya.
Anies mengatakan, lokasi penataan yang tengah disiapkan di tahun ini adalah kolong jalan layang non-tol (JLNT) koridor 13 transjakarta rute Kapten Tendean-Ciledug.
“Jadi nanti kita tahu apa kekurangannya, sehingga ketika kita membuat lagi di tempat lain tidak mengulangi,” ujarnya.
Kendati begitu, dia enggan menjelaskan, perencanaan taman di kolong fly over secara rinci. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengaku, pihaknya ingin belajar dari pengalaman pembangunan fly over Slipi terlebih dahulu.
Meskipun belum diresmikan, Anies mengungkapkan, pembangunan fly over Slipi telah menggandeng komunitas skate board dan mural untuk menjadi taman yang lebih menarik.
“Kemudian kita belajar apa yang kurang, sehingga ketika kita membuat lagi di tempat lain tidak mengulangi,” ujarnya.
Orang nomor satu itu masih enggan menjelaskan secara detail soal rencana penataan seluruh kolong jalan layang tersebut.
Selain itu, Anies menuturkan, pihaknya juga masih belum memutuskan soal sistem penjagaan jika nantinya kolong fly over atau pun jalan layang telah selesai ditata. Dia tengah mempertimbangkan apakah akan melibatkan warga dan komunitas atau tidak.
“Apakah masyarakat bisa dilibatkan dalam perawatan? Komunitas mana saja yang bisa dilibatkan? Perawatan seperti apa? Lalu pihak pengelola tolnya bagaimana?” tutur Anies.
Selanjutnya, Anies menyatakan, pihaknya belum memutuskan untuk melibatkan masyarakat dalam perawatan taman fly over Slipi.
“Ini mumpung ada satu tempat, lebih baik small but manageable daripada large tapi unmanage. Kita lakukan dalam satu tempat,” tuturnya.
Sebelumnya diberitahukan, kolong Jalan Layang (fly over) Slipi di Jakarta Barat kini tampak indah dan berubah menjadi taman olahraga skate board (skate park). Padahal, dahulu lokasi tersebut diketahui sebagai tempat pembuangan sampah dan sangat tidak sedap dipandang.
“Kolong tol bukan sekadar ruang sisa untuk tempat pembuangan, bila digarap dengan baik bisa menjadi ruang publik yang asyik,” ungkap Anies.
Mantan rektor Universitas Paramadina itu menerangkan, kolong Jalan Tol Slipi tadinya kotor oleh tumpukan sampah, kini setelah digarap, berubah menjadi taman papan luncur yang sangat menarik untuk disinggahi.
Anies menjelaskan, Dinas Kehutanan DKI Jakarta juga mengajak komunitas skate board dan mural untuk memberikan sentuhan keindahan di taman ini.
“Taman ini sebenarnya masih tahap finishing, tapi teman-teman sudah bisa mencoba. Silakan ke sana dengan menggunakan TransJakarta, turun di Halte Slipi Petamburan,” beber Anies.
Sementara yang sudah ditata yakni kolong fly over Slipi Petamburan. Pemerintah Kota Jakarta Pusat membangun taman skate board di sana sejak Oktober 2018.
Pemkot Jakarta Pusat menyulap taman yang kotor dan kumuh tersebut menjadi tempat berkumpul yang menarik bagi warga Jakarta.