Pemprov DKI Sepakati Kerja Sama dengan IPB
Editor: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) membangun kerja sama, terutama dalam penerapan tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengajak IPB untuk mengatasi permasalahan di Jakarta, khususnya terkait dengan lingkungan hidup, ketahanan pangan, serta tata kelola pemerintahan.
Dia pun berharap, kesepakatan ini bukan hanya memberikan solusi, namun juga menunjukkan masalah secara mendasar, ilmiah.
“Kita punya apa yang menjadi daftar masalah. Tapi, justru kami berharap teman-teman di kampus bisa datang dengan perspektif lain, dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa kita tanyakan. Sehingga, kita akan punya cara pandang baru terhadap masalah yang ada di Jakarta,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).
Anies juga menekankan, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru untuk diterapkan dalam mengentaskan masalah di Jakarta. Karena, menurut dia, selama ini, dunia kampus telah menjadi tempat paling utama dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk di dunia pertanian serta lingkungan hidup.
“Kita berharap, sesudah ini kita bisa melakukan kolaborasi, lebih dari sekadar sosialisasi, konsultasi, partisipasi. Itu artinya, merumuskan masalah secara bersama, mencari solusi bersama. Lalu kita kerjakan sama-sama. Kita berharap, dari IPB bisa hadir dengan terobosan-terobosan, untuk bisa dikembangkan bersama-sama di Jakarta,” terang Anies.
Menurut Anies, tujuan dari Kesepakatan Bersama ini adalah untuk membangun sinergi potensi dan sumber daya masing-masing pihak dalam rangka pengembangan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun, terhitung sejak penandatanganan Kesepakatan Bersama.
“Tantangan kita masih besar, tapi kita penuh semangat, betul-betul bersemangat. Dan kita merasa di depan kita ada harapan-harapan yang Insyaallah akan menjadi kenyataan. Kerja sama ini menjadi energi tambahan. Pesan saya pada semuanya adalah manfaatkan. Sayang, universitas nomor 70 terbaik di dunia dalam urusan pertanian, tidak dimanfaatkan. Kita Insyaallah manfaatkan kesepakatan bersama sebaik-baiknya,” tuturnya.
Sementara, Rektor IPB, Arif Satria, mengatakan, IPB bakal membangun pusat penelitian maritim di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Pusat penelitian itu akan dinamakan Ali Sadikin Maritim Center.
“Pemerintah provinsi dan IPB akan membangun etalase kemaritiman. Di situ riset tentang kelautan bisa dikembangkan, dan hilirisasi penelitian juga bisa dilakukan,” ucapnya.
Sehingga, beberapa lembaga yang concern soal penelitian kelautan, bisa melakukan dan memaparkan penelitian di sana. “Jakarta pusat laut, resource bukan hanya dengan IPB, tapi juga LIPI, juga dengan TNI AL,” ucap Arief.
Diberitahukan, Anies bersama Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, telah menandatangani kesepakatan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dengan IPB di Balaikota DKI, Jakarta.
Adapun, daftar bentuk kerja sama yang akan dilakukan antara Pemprov DKI Jakarta dan IPB, antara lain:
1. Bidang Pendidikan:
– Pengiriman Pegawai Pemprov DKI Jakarta untuk melanjutkan studi S2 maupun S3
– Beasiswa pendidikan S1 untuk warga DKI Jakarta yang studi di IPB
– Pelatihan-pelatihan yang terkait dengan peningkatan nilai tambah produk-produk pertanian
– Pengembangan pendidikan SMA dan Vokasi
2. Bidang Penelitian:
– Kajian pemetaan rantai pasok dan jaringan distribusi pangan
– Kajian neraca bahan makanan
– Kajian pola konsumsi pangan masyarakat
– Kajian sistem kewaspadaan pangan
– Kajian analisis subsidi pangan
– Block chain produk pertanian untuk daging
– Pengembangan wirausaha dan UKM, salah satunya urban farming
– Riset permasalahan kerang hijau di Jakarta
– Hidrologi dan tata kelola air serta pengelolaan limbah
– Kajian inflasi pangan
3. Bidang Pengabdian kepada Masyarakat:
– Program Gizi Anak Sekolah
– Laboratorium lapangan, yaitu sea farming (budidaya) di Kepulauan Seribu
– Pemeriksaan hewan kurban setiap tahun
– Pengelolaan kebun binatang Ragunan
– Mobil klinik tanaman, mobil kesehatan hewan, mobil antigalau (konsultasi gratis gizi, anak dan keluarga)
– Tata kelola pertamanan
4. Lain-lain: Rencana pembangunan Ali Sadikin Maritim Center.