Jajaka, Berkomitmen Lestarikan Budaya Betawi

Editor: Mahadeva

BEKASI – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Jaga Sodara, Jaga Agama, Jaga Negara (Jajaka) Nusantara, berkomitmen melestarikan kebudayan Betawi di kawasan Bekasi Raya. 

Ketua Umum Jajaka Damin Sada – Foto M Amin

“Jajaka, salah satu konsennya adalah, untuk pelestarian budaya Betawi di Bekasi Raya,” kata Ketua Umum Jajaka Nusantara, Baba Damin Sada, usai melantik DPC Jajaka Kecamatan Mustikasari, Kota Bekasi, Minggu (20/1/2019).

Banyak budaya Betawi di Bekasi yang harus terus dilestarikan, salah satunya adalah Tari Topeng. Tari tersebut asli budaya Betawi Bekasi. Selain itu, menurut tokoh Betawi Bekasi Raya tersebut, yang menjadi perhatian Jajaka adalah, menjaga persaudaraan dengan semua pihak. Seluruh anggota Jajaka, harus bisa menjalankan persaudaraan, menjaga agama dan negara. “Banyak saudara banyak rejeki,” tandasnya.

Lebih lanjut Damin menyebut, Jawara bukan hanya dinilai dari pintar silat, pintar main golok. Jawara adalah, mereka yang memiliki kelebihan dalam segala hal. “Jangan terlalu sempit mengartikan Jawara, seakan mereka yang jago berantem. Jawara itu bisa camat, walikota atau presiden yang memiliki kelebihan,” tegas Damin.

Ketua DPC Jajaka Nusantara Kecamatan Mustikajaya, Udin Samsudin, menambahkan, melalui Jajaka, Dirinya akan terus mendorong pelestarian kebudayaan Betawi. Terutama kebudayaan yang sudah hampir punah, seperti mengaji saat pagi dan malam.

Lihat juga...